Berita

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi/Repro

Politik

Hutan Bambu Bakal Beralih Jadi Kebun Pisang, Mantan Bupati Purwakarta Berang

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 01:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kabar alih fungsi lahan dari hutan bambu menjadi kebun pisang yang terjadi di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membuat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, marah besar.

Pasalnya, perubahan tersebut bakal berdampak terhadap daya tahan lingkungan yang jadi lebih rentan terjadi longsor.

Hal ini diketahui Dedi melalui laporan sejumlah petani penggarap yang mengadu kepada bekas Bupati Purwakarta itu. Para petani bercerita kalau kawasan hutan bambu di Desa Kutamanah ditebangi pihak perusahaan dan akan diganti dengan kebun pisang.


"Kalau hutan bambu sampai dibabat habis di kawasan itu, dampaknya akan terjadi longsor, karena tidak ada lagi akar pohon bambu yang menahan tanah dan bebatuan di perbukitan," jelas Dedi, Rabu (10/8).

Pohon bambu memang memiliki kemampuan mempertahankan air di dalam tanah dan mengikat partikel-partikel tanah. Pohon bambu sangat berperan dalam mengatasi potensi longsor dan banjir, terutama di lahan-lahan dengan topografi lereng.

"Dampak selanjutnya, bila terjadi longsoran material, baik tanah maupun bebatuan dari bukit, itu masuk ke Waduk Jatiluhur. Dampak terburuknya bisa menjebol Bendungan Jatiluhur," tuturnya.

Jika itu terjadi, dipastikan wilayah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Jakarta akan tersapu banjir dari Waduk Jatiluhur.
"Kerugiannya sudah jelas sangat besar jika pohon bambu di kawasan hutan bambu itu dibabat,” katanya.

Dedi pun berjanji akan memperjuangkan para petani penggarap itu agar lahan mereka tidak diganggu oleh pihak perusahaan yang akan mengambil alih untuk ditanami pohon pisang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya