Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Tak Menyesal Tarik Pasukan AS, Biden: Afghanistan Harus Bersatu dan Berjuang Sendiri

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 13:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak menyesali keputusan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan. Sebaliknya, ia mendorong agar bangsa Afghanistan berjuang sendiri untuk mempertahankan negaranya.

Hal itu disampaikan Biden kepada wartawan di Gedung Putih pada Selasa (10/8), di tengah meningkatnya serangan Taliban di Afghanistan sejak penarikan pasukan AS dan sekutu.

"Para pemimpin Afghanistan harus bersatu. Mereka harus berjuang untuk diri mereka sendiri, berjuang untuk bangsa mereka," ujar Biden, seperti dikutip Reuters.


Biden mengatakan, ia tidak menyesali keputusannya untuk mundur lantaran AS telah banyak kehilangan ribuan tentara dan lebih dari 1 triliun dolar selama 20 tahun bertempur di Afghnanistan.

Menurut Biden, AS terus memberikan dukungan udara, makanan, peralatan, dan gaji kepada pasukan Afghanistan.

Sementara itu, saat ini Taliban tengah memperkuat cengkramannya di Afghanistan. Hingga Selasa, Taliban dilaporkan telah menguasai 65 persen dari wilayah Taliban.

Pada Selasa malam, Taliban merebut ibukota Provinsi Baghlan, Pul-e-Khumri. Dengan begitu, Taliban sudah mengambil alih tujuh ibukota provinsi di Afghanistan dalam kurun waktu sekitar satu pekan.

Intensitas serangan Taliban membuat pemerintah di Kabul cukup kewalahan. Presiden Ashraf Ghani juga mengatakan tengah mencari bantuan dari milisi kawasan untuk membantu melawan Taliban.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya