Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI fraksi PAN, Eddy Soeparno/Net

Politik

SMI Rencana Tarik Utang Baru Bernilai Jumbo, PAN: Karena Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2021 Hanya Sesaat

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana pemerintah untuk kembali menarik utang dengan jumlah yang cukup besar semakin mempertegas kondisi perekonomian domestik yang masih rapuh.

Hal itu berbanding terbalik dengan laju pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) tumbuh positif hingga 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Legislator PAN, Eddy Soeparno, ikut mengomentari rencana pemerintah menarik utang jumbo yang besarannya mencapai Rp 515,1 triliun, dan coba mengaitkannya dengan pertumbuhan ekonomi yang dicapai pada kuartal II-2021 tersebut.


Dari perspektif ilmu ekonomi makro, Eddy memandang ekonomi kuartal II-2021 yang tumbuh 7,07 persen hanya bersifat sesaat. Karena ia melihat, hal itu lebih dominan ditopang oleh pengeluaran rumah tangga sebelum Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Memang di satu pihak (ekonomi) tumbuh, tapi kan pertumbuhan di kuartal kedua karena ada permintaan yang tertahan selama ini," ujar Eddy kepada Kantor Berita Politik RMOL<, Selasa (10/8).

Konsumsi yang tertahan tersebut, dijelaskan Sekretaris Jenderal PAN ini, salah satu contohnya adalah rencana kegiatan masyarakat yang tertunda karena pandemi, dan baru terealisasi sebelum PPKM berlaku.

"Misalnya orang yang mau liburan dia nahan-nahan, ketika ekonominya mulai dibuka dia mulai pergi liburan. Jadi memang ada lonjakan (ekonomi) oleh pengeluaran rumah tangga yang memang selama ini tertahan," jelasnya.

Pada sisi lainnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini menaksir pertumbuhan ekonomi yang tercapai cukup tinggi pada kuartal II akan kembali fluktuatif ke arah menurun, karena ada PPKM yang masih diberlakukan pemerintah.

"Meskipun demikian di kuartal ketiga proyeksinya akan turun pertumbuhan ini terkena PPKM yang membatasi mobilitas masyarakat," pungkas Eddy.

Renana penarikan utang baru disampaikan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang menyebutkan besaran utang baru pada semester II tahun 2021 diproyeksi mencapai Rp 515,1 triliun.

Dia mengklaim, proyeksi utang baru tersebut lebih kecil dari jumlah utang dalam UU APBN tahun 2021. Outlook utang sepanjang tahun ini, kata dia, hanya mencapai Rp 958,1 triliun dari semula Rp 1.177,4 triliun.

"Prognosa kita untuk semester II hanya akan mencapai Rp 515,1 triliun. Ini hal yang bagus, berarti kita mengurangi kenaikan utang yang tadinya Rp 1.177 triliun menjadi Rp 958 triliun atau turun 18,6 persen," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar), Senin (12/7). 

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya