Berita

Anggota DPRD Seluma, Ha, dituduh telah menipu seorang warga/RMOLBengkulu

Hukum

Bantah Telah Janjikan Pekerjaan di BUMN, Ini Klarifikasi Anggota DPRD Seluma

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 23:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bantahan keras dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma, Bengkulu, berinisial Ha atas dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan kepada seorang warga Seluma bernama Edwar Efendi.

Bantahan itu disampaikan oleh Ha sebagai respons atas laporan yang dilayangkan Edwar Efendi ke Polda Bengkulu beberapa waktu lalu.

Edwar mengaku ditipu Ha sebesar Rp 90 juta dengan iming-iming akan memberikan pekerjaan untuk anaknya di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


“Atas berita yang beredar di media, saya membantah. Dan saya tidak pernah menjanjikan pekerjaan tersebut,” kata Ha saat memberikan klarifikasi, Jumat (6/8), dikutip Kantor Berita RMOLBengkulu.

Dalam laporan yang dibuat oleh Edwar, Ha disebut memperintahkan anak buahnya agar pelapor mentransfer uang kepada dirinya dengan total keseluruhan berjumlah Rp 90 juta.

Namun, Ha mengaku tidak pernah memperintahkan siapapun, dan tidak pernah menerima uang yang ditransferkan oleh pelapor Edwar.

“Saya tidak pernah melakukan hal itu,” sambungnya.

Sementara itu, terkait adanya pertemuan di antara keduanya, Ha mengaku pernah bertemu Edwar dan anaknya di kediaman Ha di Seluma beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan itu, lanjut Ha, pelapor menemuinya untuk mencarikan anaknya pekerjaan. Ia pun lantas menawarkan melalui brosur yang dirinya dapatkan dan harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu di Jakarta.

“Karena pelapor tidak mengetahui alamat yang ada di brosur maka ia meminta untuk diantarkan,” tambah Ha.

Kendati demikian, Ha siap mengikuti proses hukum di Polda Bengkulu atas laporan dugaan penipuan tersebut.

Di sisi lain, Dir Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Teddy Suhendyawan Syarif, memastikan telah menerima laporan tersebut. Dikatakan Teddy, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap laporan Edwar Efendi.

“Kita akan lakukan penyelidikan dan akan kita panggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” ucap Kombes Teddy Suhendyawan Syarif.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya