Berita

Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad/Repro

Politik

Tauhid Ahmad: Penanganan Covid-19 Kunci Pemulihan Ekonomi

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 22:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) yang terkendali menjadi salah satu kunci agar perekonomian bisa pulih secara berkelanjutan di tengah ketidakpastian seperti sekarang.

Pengendalian yang dimaksud antara lain dengan menggalakkan tracing hingga vaksinasi Covid-19 yang tersedia.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad dalam webinar bertajuk “Waspada Gelombang Dua Pemulihan Ekonomi: Tanggapan Kinerja Ekonomi Triwulan II-2021” pada Jumat (6/8) sore.


"Penanganan Covid (tracing kematian tinggi) dan vaksinasi (ketersediaan dan akses) menjadi kunci pemulihan ekonomi secara berkelanjutan," kata Tauhid.

Menurutnya, sekalipun pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi pandemi tidak kunjung terkendali juga akan sulit untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

Hal itu, kata Tauhid, harus dibarengi dengan konsistensi pemerintah dalam menjaga mobilitas warga agar sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan.

"Harus konsisten, jangan ada gap kebijakan dan implementasi," tegasnya.

Selanjutnya, realokasi anggaran pemulihan ekonomu nasional (PEN) dengan menekankan pada bantuan sosial, khususnya pada kelompok masyarakat bawah (pengeluaran di bawah Rp 3 juta) serta meningkatkan efektifitas program PEN lainnya.

"Terakhir, peluang untuk memperpanjang restrukturisasi untuk UMKM, termasuk mempercepat penyerapan program PEN untuk UMKM. Ini kunci yang menjadikan kita survival," pungkasnya.

Turut hadir pembicara lain dalam webinar tersebut yakni Kepala Center of Industry, Trade, and Investment Indef Andry Satrio Nugroho, Peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development Indef Rusli Abdullah Rusli Abdullah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya