Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Pulangkan Rp 6,5 Triliun Dana Skandal 1MDB ke Malaysia

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) kembali memulangkan dana skandal megakorupsi 1Malaysia Development Bhd (1MDB) kepada pemerintah Malaysia.

Departemen Kehakiman AS (DOJ) dilaporkan sudah memulangkan 452 juta dolar AS atau setara dengan Rp 6,5 triliun (Rp 14.300/dolar AS) ke Malaysia. Sehingga total dana yang dipulihkan dari skandal korupsi 1MDB menjadi 1,2 miliar dolar AS atau Rp 17,2 triliun.

DOJ dalam pernyataannya pada Kamis (5/8) mengatakan dana tersebut telah dicuci melalui lembaga keuangan besar di seluruh dunia, termasuk AS, Swiss, Singapura, dan Luksemburg.


"Dana tersebut termasuk dana yang akhirnya hangus dan dana yang dibantu departemen dalam pemulihan dan pengembalian. Departemen terus mengajukan tuntutan terhadap aset tambahan yang diduga terkait dengan skema ini," ujar DOJ, seperti dikutip Channel News Asia.

1MDB merupakan dana investasi negara yang diluncurkan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak pada 2009. Proyek itu mengumpulkan miliaran dolar dalam bentuk obligasi, seolah-olah untuk proyek investasi dan usaha patungan, antara 2009 hingga 2013.

Lebih dari 4,5 miliar dana 1MDB diduga telah disalahgunakan melalui skema pencucian dan penggelapan uang internasional. Najib sendiri dituduh menggunakan dana ini untuk membeli aset mewah hingga suap.

Selain melibatkan Najib, skandal ini menjerat banyak pejabat tinggi, bank, dan lembaga keuangan di seluruh dunia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya