Berita

Senator Jakarta, Fahira Idris/Ist

Politik

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, “DNA” Muhammadiyah Memberi Bukan Meminta

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 01:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak pandemi melanda Indonesia, tanpa banyak gembar-gembor, Muhammadiyah sudah mengerahkan dana, relawan, dan segala fasilitas serta aset untuk penanganan Covid-19. Total dana yang sudah dikucurkan mencapai Rp 1 triliun.

Hal ini bukan sesuatu yang aneh. Sebab, sejak berdiri pada 1912, Muhammadiyah kerap berkontribusi besar dalam berbagai bidang kehidupan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, ekonomi, kemanusiaan, dan amal usaha lainnya.

Dalam setiap bencana yang terjadi di negeri ini, Muhammadiyah selalu tampil terdepan. Seperti yang bisa dilihat selama pandemi Covid-19 berlangsung lebih dari setahun terakhir.


Sudah sekitar Rp 1 triliun bantuan yang dikucurkan Muhammadiyah untuk membantu Pemerintah dan masyarakat menanggulangi pandemi yang belum kunjung berakhir ini.

“Bagi yang mengetahui dan memahami kiprah Muhammadiyah selama seabad lebih di bumi pertiwi ini mungkin tidak terlalu terkejut dengan apa yang dilakukan Muhammadiyah selama pandemi ini. Karena memang ‘DNA’ Muhammadiyah menebar manfaat sebanyak dan seluas mungkin," kata anggota DPD RI, Fahira Idris, di Jakarta, Rabu (4/8).

"Sejak lahir hingga saat ini dan di masa mendatang, 'DNA' Muhammadiyah akan terus menjadi pembaru, agen perubahan, aktor penggerak dan akan setia menjadi suluh kebangsaan. ‘DNA’ Muhammadiyah itu memberi bukan meminta. Contoh nyata seperti apa yang sudah dilakukan Muhammadiyah selama pandemi ini,” sambungnya.

Fahira Idris pun mengucapkan apresiasi dan terima kasihnya atas keluhuran Muhammadiyah yang sudah mengerahkan semua sumber dayanya mulai dari dana, relawan, dan segala fasilitas terutama rumah sakit dan klinik serta aset lainnya untuk penanggulangan Covid-19 yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berbagai amal usaha Muhammadiyah di berbagai bidang kehidupan yang dirintis sejak satu abad lalu dan semakin berkembang menjadi berkah besar bagi bangsa ini.

Muhammadiyah mempraktikkan dengan sungguh-sungguh bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin dan mewujudkan Islam yang damai, toleran dan menenteramkan.

“Saya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Muhammadiyah. Bukan hanya atas sumbangsih Muhammadiyah terhadap penanggulangan pandemi ini, tetapi atas semua kontribusi nyata Muhammadiyah terhadap negeri ini selama seabad lebih. Menjadi organisasi yang terus menjadi sinar selama seabad lebih adalah upaya dan capaian yang luar bisa," tuturnya.

"Ini bisa terjadi karena Muhammadiyah setia terhadap tujuan dan visi besar organisasi yaitu memberi jawaban atas persoalan-persoalan kehidupan umat dan bangsa,” pungkas Senator Jakarta ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya