Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Masyarakat Khawatir Ancaman Siber, Bank: Keamanan BI-Fast Sudah Dipikirkan Sejak Awal

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 13:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keamanan siber menjadi salah satu poin utama ketika melakukan digitalisasi, termasuk ketika bank-bank saat ini berupaya mengadopsi layanan baru dari Bank Indonesia, BI-Fast Payment.

Bank-bank sendiri meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena pihaknya terus berupaya meminimalkan risiko keamanan.

Bahkan Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menuturkan, keamanan sudah menjadi pertimbangan utama ketika sebuah gagasan muncul, termasuk ketika mendesain layanan dan aplikasi/


"Sejak awal kita menjalankan keamanan, dari desain kita pikirkan keamanan, kita adakan penetration test, baik sebelum lauch maupun regular," ujarnya dalam webinar Infobank bartajuk "Membangun Ekosistem Pembayaran Digital Menyongsong BI Fast" pada Selasa (3/8).

Selain itu, langkah "authentification" saat transaksi hingga monitoring transaksi yang tidak biasa juga terus dilakulan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sepakat dengan komentar tersebut, EVP for Application Management & Operation Bank BRI I Nyoman Sugiriyasa menyebut tantangan keamanan siber harus dihadapi sejak awal.

"Bagaimana me-manage solusi dari awal. Aspek keamanan itu kan dari awal, bukan akhir," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyebut, modus kejahatan juga akan terus berkembang, sehingga inovasi solusi juga perlu dilakukan secara cepat dan aman.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya