Berita

Ilustrasi PPKM Darurat/Net

Politik

Pengusaha Kini Harap-harap Cemas Menunggu Nasib PPKM

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 14:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebijakan PPKM Darurat level 4 untuk wilayah Jakarta dan Bali yang diterbitkan pemerintah akan habis waktunya hari ini, Senin (2/8).

Sejumlah kalangan pun cemas dengan kebijakan lanjutan yang akan diberlakukan pemerintah dalam penanganan pandami Covid-19 ini.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyampaikan, para pelaku usaha tengah berharap agar pemerintah menurunkan level PPKM Darurat.


"Pengusaha saat ini H2C alias harap-harap cemas menunggu pengumuman pemerintah, apakah PPKM level 4 masih diperpanjang atau tidak. Dari sisi pelaku usaha pasti berharap PPKM sudah berakhir,” ucap Sarman dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8).

Menurutnya, dengan menghentikan kebijakan PPKM Darurat, maka sejumlah sektor usaha yang sudah tutup selama sebulan ini dapat beroperasi kembali.

"Kalau pun masih diperpanjang, kami berharap levelnya bisa diturunkan dari level 4 ke level 3, khususnya di DKI Jakarta dengan pertimbangan angka Covid 19 dalam seminggu terakhir trennya semakin menurun,” ucapnya.

Dia menambahkan, data per tanggal 1 Agustus, jumlah kasus di DKI Jakarta telah turun sebanyak 2.701 atau 0.33%. Tren tersebut patut menjadi pertimbangan pemerintah untuk menurunkan level PPKM di Jakarta.

"Pengusaha tetap pada komitmen yang tinggi, ketika pemerintah memberikan kelonggaran kami akan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan mendukung berbagai program pemerintah dalam memerangi Covid 19," tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya