Berita

Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti/RMOL Jateng

Nusantara

PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Tingkat Kematian di Salatiga Masih Tinggi

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 01:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Situasi yang belum menggembirakan dialami Kota Salatiga jelang berakhirnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 pada hari ini, Senin (2/8).

Pasalnya, angka kematian akibat paparan Covid-19 di kota tersebut masih cukup tinggi.

"Kemarin kematian ada empat. Untuk hari ini saya belum dapat informasi lebih lanjut. Namun yang pasti kasus Covid-19 di Salatiga menurun drastis, kemarin hanya 15 yang positif Covid-19," kata Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti kepada wartawan, Minggu (1/8).


Dijelaskan Wuri, kematian yang tinggi ini diakibatkan pasien Covid-19 yang berasal dari warga yang menjalankan isolasi mandiri (isoma) di rumah masing-masing.

Namun saat sudah tidak mampu menangani sendiri, baru datang ke Rumah Sakit (RS) dalam kondisi yang sangat drop.

"Selama ini, RS saat menerima pasien Covid-19 sudah kondisi parah, sudah memprihatinkan. Hal tersebut sangat disayangkan," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Belajar dari pengalaman itu, Wuri berharap masyarakat lebih bisa memahami kapan harus memerlukan penanganan tim medis untuk segera dibawa ke RS.

"Jangan menunggu kondisi parah dulu baru datang ke RS," tandasnya.

Data terakhir Dinas Kesehatan Kota Salatiga, kasus Covid-19 di wilayah tersebut mencapai 8.777 orang, yang tengah menjalankan isolasi mandiri sebanyak 575 jiwa, sedangkan yang sembuh 7.963 jiwa.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya