Berita

Vaksin Covid-19 Pfizer/Net

Dunia

Israel Buang 80 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 ketika Palestina Kesulitan Mendapatkannya

MINGGU, 01 AGUSTUS 2021 | 12:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 80 ribu dosis vaksin Covid-19 Pfizer telah dibuang oleh Israel karena kadaluarsa. Itu terjadi ketika Palestina kekurangan dosis vaksin untuk menyuntik warganya.

Channel 12 melaporkan, total nilai vaksin tersebut mencapai 1,8 juta dolar AS atau setara dengan Rp 26 miliar (Rp 14.500/dolar AS).

Puluhan ribu dosis itu terbuang dengan sia-sia ketika pemerintah panik tidak mencapai kesepakatan menukar dosis dengan negara lain. Bahkan kesepakatan pertukaran vaksin antara Israel dan Palestina telah gagal. Itu lantaran masa kadaluarsa yang terlalu dekat.


Pada Juli, Israel berhasil mencapai kesepakatan untuk menukar 700 ribu dosis vaksin Covid-19 dengan Korea Selatan. Seoul sendiri setuju untuk mengirim jumlah dosis yang sama ke Israel pada musim gugur.

“Negara Israel mengelola stok vaksinnya sambil memperhatikan kedaluwarsa produk,” ujar Kementerian Kesehatan Israel ketika ditanya perihal pembuangan vaksin Covid-19.

Sementara itu, Israel sendiri menjadi yang pertama di dunia yang menawarkan suntikan dosis ketiga atau booster kepada lansia di atas 60 tahun karena kekhawatiran berkurangnya kemanjuran vaksin.

Kampanye suntikan booster secara resmi diluncurkan pada Jumat (30/7), dengan Presiden Israel Isaac Herzog berusia 60 tahun menjadi salah satu yang pertama disuntik. Sekitar 59 persem dari populasi Israel telah divaksinasi sepenuhnya sejauh ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya