Berita

Dirut Bank bjb Yuddy Renaldi berbicara di acara Talkshow Closing Bell,/Repro

Bisnis

430 Ribu Warga Jabar Berinvestasi di Pasar Modal, Dirut bjb: Ini Peluang bagi bjb Sekuritas

SABTU, 31 JULI 2021 | 18:03 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebagai Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia, bjb Sekuritas saat ini tengah terus melebarkan sayap, menggaet calon-calon investor potensial.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, bjb Sekuritas hadir untuk memfasilitasi tingginya antusiasme masyarakat Jawa Barat dalam berinvestasi di pasar modal. Hal tersebut tercermin dari jumlah investor di Jawa Barat yang terus meningkat setiap tahunnya.

"Di Semester I 2021 ini, pertumbuhan jumlah investor di Jawa Barat meningkat sampai 177 ribu orang. Potensi tersebut masih terus dapat dikembangkan," ungkap Yuddy dalam talkshow Closing Bell, Jumat (30/7).


Hingga saat ini, Yuddy mengatakan, setidaknya terdapat lebih dari 430 ribu masyarakat Jabar yang berinvestasi di pasar modal. bjb Sekuritas melihatnya sebagai  peluang yang masih bisa lebih dimaksimalkan. Caranya, dengan memanfaatkan ekosistem yang sudah dimiliki bank bjb sebagai induk usaha untuk berinvestasi di pasar modal.

"ASN di Jawa Barat ada sekitar 400 ribu orang, ekosistem ini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan literasi investasi di Jabar, khususnya pasar modal melalui bjb Sekuritas. Hal ini penting untuk menopang pertumbuhan pasar modal ke depannya," ungkap Yuddy.

Sebagai PED, bjb Sekuritas memiliki fokus untuk mendorong investasi di daerah sehingga dapat membantu mengembangkan perekonomian wilayah tersebut, dalam hal ini Jawa Barat. Berbeda dengan perusahaan efek lainnya, sifat unik PED juga menentukan siapa saja yang dapat menjadi nasabah bjb Sekuritas.

"Cara kerjanya unik. PED hanya beroperasi dalam satu daerah saja. Sebagai PED di Jabar, bisnis kami berorientasi pada pengembangan daerah. Investor pun khusus bagi mereka yang memiliki KTP Jawa Barat," ungkapnya.

Untuk menopang masa awal operasionalnya, bjb menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai AB Sponsor. Selain itu, bjb Sekuritas juga akan menggandeng 28 Pemerintah Daerah baik Provinsi Jawa Barat maupun 27 kota/kabupaten di Jawa Barat sebagai mitra.

"Di tahap pertama ini tentu kami tidak dapat berdiri sendiri, kami bermitra dengan AB Sponsor dalam hal ini Mandiri Sekuritas, sebuah sekuritas yang bonafit dan kredibel untuk membantu bjb Sekuritas melakukan penetrasi dan akuisisi para investor di Jawa Barat," ungkapnya.

Yuddy mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja bjb Sekuritas di masa awal operasionalnya. Bila antusiasme publik terpantau tinggi, maka salah satu langkah selanjutnya adalah mendirikan bjb Sekuritas untuk wilayah lainnya seperti Banten.

"Kami fokus dulu di Jawa Barat, baru nanti akan evaluasi di tahun depan. Apabila memang performa bjb Sekuritas Jawa Barat ini meningkat dengan baik, kami akan mulai dirikan di banten untuk jadi bjb Sekuritas Banten. Hal ini akan terus berlanjut apabila antusiasme publiknya terpantau baik," ungkap Yuddy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya