Berita

Dunia

Vaksinasi Bisa Batasi Gelombang Keempat Covid-19

SABTU, 31 JULI 2021 | 17:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanada harus menggenjot vaksinasi kepada sebanyak mungkin warganya, sebelum melonggarkan pembatasan dengan hati-hati demi membatasi laju gelombang keempat Covid-19 yang mulai nampak di depan mata.

Begitu peringatan yang dilontarkan oleh Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat Kanada Theresa Tam.

"Kita berada di awal gelombang keempat yang digerakkan oleh (varian) Delta, tetapi lintasannya akan bergantung pada peningkatan berkelanjutan dalam cakupan yang divaksinasi sepenuhnya dan waktu, kecepatan, dan tingkat pembukaan kembali," ujar Tam.


Dia menerangkan, kasus varian Delta yang terdeteksi di Kanada meningkat lebih dari lima kali lipat pada bulan Juni lalu.

"Jika pembatasan kesehatan dilonggarkan terlalu cepat sebelum lebih banyak populasi divaksinasi sepenuhnya, kita bia melihat akan ada kebangkitan tajam (kasus Covid-19) pada akhir musim panas," kata Tam, seperti dikabarkan Reuters.

Oleh karena itu Tam menekankan soal pentingnya vaksinasi untuk membatasi gelombang keempat Covid-19.

Sejauh ini, kata Tam, lebih dari 81 persen warga Kanada yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin telah mendapat satu suntikan, dan lebih dari 66 persen telah diinokulasi penuh.

"Tetapi sekitar 6 juta orang masih perlu divaksinasi," jelasnya.

Dia mencatat bahwa Inggris telah melihat peningkatan tajam dalam kasus-kasus baru, tetapi sekarang jumlahnya menurun karena semakin banyak orang yang disuntik vaksin.

“Pengalaman internasional dengan gelombang yang didorong Delta menggarisbawahi perlunya pencabutan pembatasan secara bertahap dan hati-hati sampai cakupan vaksinasi penuh tinggi di seluruh populasi,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya