Berita

Dunia

Tanpa Bukti, Israel Tunjuk Hidung Iran Soal Serangan Kapal Tanker di Lepas Pantai Oman

SABTU, 31 JULI 2021 | 16:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel menuduh Iran berada di balik serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak di mana dua awak kapal, satu warga negara Inggris dan satu warga negara Rumania, meninggal dunia.

Kapal tanker MV Mercer Street itu diketahui dioperasikan oleh perusahaan Zodiac Maritime yang berbasis di London. Kapal tersebut berada di lepas pantai Oman di Laut Arab ketika insiden itu terjadi pada hari Kamis (29/7).

Pasca serangan terjadi, perusahaan kapal dimiliki oleh raja pengiriman Israel Eyal Ofer, mengatakan sedang bekerja untuk mengetahui apa yang telah terjadi.


Namun tidak lama berserang, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid angkat bicara soal insiden itu. Dia menunjuk hidung Iran atas serangan tersebut.

"Iran bukan hanya masalah Israel," kata Lapid dalam sebuah pernyataan.

"Dunia tidak boleh diam," sambungnya, seperti dikabarkan BBC pada Sabtu (31/7).

Meski begitu, pihak Israel tidak membeberkan bukti apapun terkait tuduhan tersebut. Iran pun belum merespon tudingan itu.

Sementara itu, seorang jurubicara pemerintah Inggris mengatakan pihaknya juga berusaha untuk segera membangun fakta atas serangan itu.

"Pikiran kami bersama orang-orang terkasih dari seorang warga negara Inggris yang telah meninggal setelah insiden di sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya