Berita

Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Gresya Polii dan Apriyani Rahayu/Net

Olahraga

Olimpiade Tokyo 2020

Ketua Komisi X Berharap Gresya/Apriyani Bawa Kado Indah Jelang HUT RI

SABTU, 31 JULI 2021 | 14:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Catatan apik sekaligus sejarah baru ditorehkan pasangan ganda putri Indonesia Gresya Polii dan Apriyani Rahayu di cabang bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Gresya/Apriyani berhasil menyegel satu tiket final dan berpeluang menjadi ganda putri pertama Indonesia yang mendulang emas olimpiade.

“Kita tentu sanggat bangga dengan capaian prestasi Gresya/Apriyani. Mereka berhasil mematahkan kutukan ganda putri Indonesia selalu tak beruntung menjejakkan kaki ke final," ujar Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda kepada wartawan, Sabtu (31/7).


Syaiful menjelaskan, sejak tradisi emas cabang bulutangkis olimpiade di tahun 1992, nomor ganda putri belum sekali pun berhasil mencetak prestasi bagi Indonesia. Langkah ganda putri dari olimpiade ke olimpiade paling apik hanya sampai babak perempat final.

“Kini Gresya/Apriyani bisa menorehkan nama harum mereka sebagai ganda putri pertama Indonesia yang lolos final setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan,” terangnya.

Di babak final, Gresya/Apriyani akan berhadapan dengan pasangan China, Chen Qingchen/Jia Yifan yang menduduki peringkat pertama dunia.

Chen Qingchen/Jia Yifan berhasil lolos ke final setelah menekuk pasangan ganda putri Korea Selatan lainnya Kim So Yeong/Kong Hee Yong dua set langsung.

“Perjuangan Gresya/Apriyani cukup berat di final karena menghadapi pasangan dengan peringkat yang lebih tinggi dari mereka. Namun aura final pasti akan berbeda," jelasnya.

Legislator PKB ini menambahkan, kemenangan Gresya/Apriyani di final olimpiade akan menjadi kado manis bagi Indonesia yang akan merayakan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan beberapa pekan mendatang.

“Kado emas dari Gresya/Apriyani tentu kita nantikan bersama. Meskipun capaian mereka di final sudah cukup membanggakan,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya