Berita

Dutabesar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Ouadia Benabdellah dalam pidatonya untuk memperingati 22 tahun Kenaikan Takhta Raja Mohammed VI/Repro

Dunia

22 Tahun Penobatan Raja Mohammed VI, Maroko Tegaskan Komitmen untuk Perdamaian Palestina

JUMAT, 30 JULI 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maroko merupakan negara yang konsisten dan berkomitmen untuk mendukung Palestina. Komitmen tersebut tetap tidak berubah seiring berjalannya waktu.

Hal itu ditegaskan oleh Dutabesar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Ouadia Benabdellah dalam pidatonya untuk memperingati 22 tahun Kenaikan Takhta Raja Mohammed VI, yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (30/7).

"Pada kesempatan ini, Kerajaan Maroko menegaskan kembali dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka beribukotakan Al-Quds Sharqiya, sebagaimana Kerajaan Maroko menegaskan kembali dukungannya terhadap penegakan proses perdamaian dan meja perundingan yang sungguh-sungguh bertujuan untuk menegakkan perdamaian yang adil dan abadi dalam bingkai solusi dua negara," terang Dubes Benabdellah dalam pidato yang juga ditayangkan melalui saluran YouTube resmi Kedubes Maroko di Jakarta.


Dia juga menekankan kembali komitmen Raja Mohammed VI dalam kepemimpinannya di Komite Al-Quds.

"Maroko tetap dan terus menekankan pentingnya pelestarian status hukum serta kesucian kota Al-Quds Sharqiya sebagai ruang bagi penganut ketiga agama monoteisme untuk hidup berdampingan secara damai," terangnya.

Penegasan tersebut agaknya membantah asumsi negatif banyak pihak yang memandang sebelah mata Maroko setelah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel tahun lalu. Saat itu, banyak pihak yang mempertanyakan komitmen Maroko terhadap perdamaian Palestina.

Meski begitu, Kerajaan Maroko kerap menegaskan dalam banyak kesempatan bahwa negara itu tetap memegang teguh komitmen untuk mendukung proses perdamaian Israel-Palestina dengan bingkai solusi dua negara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya