Berita

Cuplikan video benera putih yang dikibarkan di sepanjang jalan Malioboro, Yogyakarta/Net

Nusantara

Putus Asa Covid-19, Bendera Putih Berkibar di Sepanjang Jalan Malioboro

JUMAT, 30 JULI 2021 | 13:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemandangan memilukan di sepanjang Jalan Malioboro,Yogyakarta. Jalan yang biasanya penuh dengan hiruk pikuk wisatawan domestik dan mancanegara itu dihiasi dengan bendera putih.

Dalam video seorang netizen bernama Probo, digambarkan bendera putih berukuran 30x30 cm berkibar di sepanjang Jalan Malioboro, Jawa Tengah.

Bendera tersebut dikibarkan sebagai simbol menyerah terhadap pandemi virus corona baru (Covid-19) yang menghantam Tanah Air.


Video tersebut sontak menimbulkan kepiluan bagi seluruh masyarakat.

Sebabnya, bendera putih tersebut mencerminkan rasa putus asa warga DIY yang terpukul akibat hantaman virus mematikan tersebut.

Enam belas bulan Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 mengakibatkan roda ekonomi dan sosial masyarakat setempat lumpuh.

Terlebih adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang semakin membuat rakyat kecil semakin tertekan dari segi ekonomi.

“Nyerah sama PPKM,” ucap Probo dalam akun media sosialnya.

Probo mengambil video miliki Ryudeka yang diunggah di laman Twitter pribadinya Jumat pagi (30/7).

Ryudeka mengunggah rekaman video seraya menggunggah sebuah cuitan.

"Pagi ini lewat Malioboro. Bendera putih terpasang hampir di sepanjang jalan. Para pedagang banyak yang sudah menyerah. Sedih lihatnya," demikian cuitan Ryudeka melalui laman Twitternya.

Ryudeka juga mengajak seluruh masyarakat berdoa agar Indonesia segera berhasil mengakhiri pandemi Covid-19.
 
"Di hari Jumat yang baik ini, mari berdoa semoga situasi ini tidak berlangsung lebih lama ya," demikian doa Ryudeka.

Hingga saat ini, Kantor Berita Politik RMOL berusaha mengonfirmasi ke Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X terkait adanya bendera putih di sepanjang Jalan Malioboro, namun belum direspon.

Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah memilih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat agar ekonomi tetap dapat berjalan. Jokowi menuturkan, kebijakan lockdown tak dipilih sebab opsi tersebut akan menutup total semua sektor.

"Yang namanya PPKM Darurat itu kan semi-lockdown. Itu masih semi aja saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit minta untuk dibuka," kata Jokowi dalam acara pemberian banpres produktif usaha mikro di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya