Berita

Presiden Tunisia Kais Saied/Net

Dunia

Kudeta Tunisia, AS: Presiden Kais Saied Harus Kembali Ke Jalan Demokrasi

JUMAT, 30 JULI 2021 | 07:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemecatan perdana menteri dan pembekuan parlemen yang dinilai sebagai kudeta oleh Presiden Tunisia Kais Saied telah membangkitkan kekhawatiran dunia.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menggambarkan tindakan Saied kemungkinan telah berlawanan dengan konstitusi. Ia pun mendesak Saied untuk mengembalikan Tunisia ke jalur demokrasi.

Hal itu disampaikan Blinken dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera pada Kamis (29/7), beberapa hari setelah ia berbicara dengan Saied pada Senin (26/7).


Pernyataan Blinken tampak lebih keras dari komentar pemerintah AS sebelumnya terkait situasi di Tunisia.

Sementara itu, dari laporan Reuters, Saied menyerukan keadaan darurat nasional atas pandemi dan pemerintahan yang buruk untuk memberhentikan perdana menteri, membekukan parlemen dan merebut kendali eksekutif.

Empat hari setelah Saied mengumumkan langkahnya, dia belum menunjuk perdana menteri baru atau memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana dia menangani periode 30 hari pembekuan parlemen.

Pada Kamis, Saied menunjuk penasihat keamanan nasionalnya untuk mengambil alih Kementerian Dalam Negeri tetapi berjanji untuk menegakkan hak dan kebebasan.

"Tidak ada yang ditangkap. Tidak ada yang dirampas haknya," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya