Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ketika menghadiri Konferensi Nasional Veteran Perang ke-7/KCNA

Dunia

68 Tahun Perang Korea, Kim Jong Un Puji Pengabdian Para Veteran

KAMIS, 29 JULI 2021 | 20:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pada tanggal 27 Juli 1953, perang antar-Korea berakhir. Bagi Korea Utara, itu adalah kemenangan Perang Pembebasan Tanah Air.

Setelah 68 tahun berlalu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan penghormatan tertinggi dan salam militan kepada generasi pemenang perang.

Pada hari yang sama, Kamis (27/7), ia juga menghadiri Konferensi Nasional Veteran Perang ke-7 yang digelar di depan Monumen Kemenangan Perang Pembebasan Tanah Air, Pyongyang.


Sekretaris Partai Pekerja Korea (WPK) menyambangi para veteran perang yang telah lama bekerja untuk posisi-posisi penting di partai, pemerintahan, dan unit-unit angkatan bersenjata.

Tiba di podium, Kim Jong Un mengucapkan selamat atas keberhasilan perjuangan para veteran di seluruh negeri.

Dikutip dari KCNA, Kim Jong Un juga menyampaikan pidato berapi-api, sembari memuji para pembela dan pembangun negara pada 1950-an. Ia mengatakan, semangat juang heroik dan patriotisme perlu dikagumi dan disyukuri.

"Misi mulia bagi generasi yang meraih kemenangan dalam perang untuk lebih memantapkan dan membawa kemakmuran negara selamanya," ujarnya.

Baginya, kemenangan perang adalah aset revolusioner yang diwujudkan dengan mengorbankan nyawa.

Lebih lanjut, ia berharap agar para veteran dapat panjang umur dan sehat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota Presidium Biro Politik Komite Sentral WPK Choe Ryong Hae, Wakil Presiden Pertama Komisi Urusan Negara DPRK Jo Yong Won, Sekretaris Komite Sentral WPK, dan anggota Presidium Biro Politik Komite Sentral WPK Kim Tok Hun.

Beberapa pejabat lainnya adalah Ri Il Hwan, O Il Jong, Jong Kyong Thaek dan Kim Yong Hwan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya