Berita

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan saat hadiri acara Rakorbangnas BMKG/Repro

Politik

Singgung Dampak Iklim Global, Luhut Tekankan Pentingnya Edukasi Mitigasi Bencana

KAMIS, 29 JULI 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua benua dan dua samudera menjadi salah satu negara kategori rawan bencana.

Kerawanan itu makin kompleks imbas kondisi iklim global saat ini.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah sangat menaruh perhatian kepada masyarakat dan wilayah yang terkena dampak perubahan iklim globa.


Pemerintah juga menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana.

Luut menyampaikan, masyarakat masih beleum sepenuhnya paham akan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami. Imbasnya dampak yang terjadi saat terjadi gempabumi dan tsunami masih tinggi.

"Literasi kepada masyarakat perlu kita tingkatkan kedepannya," kata Menko Luhut dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) BMKG bertajuk "Info BMKG Kawal Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” secara virtual, Kamis (29/7).

Lebih lanjut Luhut menekankan pemerintah perlu melakukan novasi teknologi dan peningkatan kapasitas SDM khususnya untuk BMKG.

Tujuannya, kata Luhut, agar BMKG memonitor, menganalisis, memprediksi serta memberikan Informasi dan Peringatan Dini terhadap Potensi Multi Bencana Geo hidrometeorologi secara cepat, tepat dan akurat.

Bahkan Luhut menegaskan  bahwa tugas mencegah dan mengurangi dampak perubahan iklim bukan hanya menjadi tanggung jawab BMKG.

"Saya mengapresiasi BMKG atas dedikasi dan komitmennya dalam usaha untuk mencegah dan melakukan mitigasi terhadap kondisi iklim di Indonesia untuk keselamatan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Menurutnya, edukasi, literasi dan advokasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara terus-menerus baik oleh pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu pihak lain yang perlu terlibat diantaranya: swasta, media dan lainnya.

Bagaimana tentang fenomena cuaca, iklim, gempa dan tsunami, serta dampak potensi bencana yang dapat terjadi, dan langkah mitigasi yang cepat dan tepat terus menerus dibumikan ke masyarakat.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya