Berita

Kantor Pusat bank bjb./Dok

Bisnis

Triwulan II 2021, Laba bank bjb Tumbuh 14,4 Persen

KAMIS, 29 JULI 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif di tengah tekanan pandemi. Pada Triwulan II 2021, perolehan laba bank bjb menembus angka Rp924 miliar.  Meningkat 14,4% year on year (yoy).

Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, bank bjb juga berhasil tumbuh positif dengan raihan laba senilai Rp808 miliar. Sehingga, pada Triwulan II 2021, kenaikan laba bank bjb secara year on year mencapai Rp116 miliar.

Sejumlah komponen yang berpengaruh pada raihan peningkatan laba di periode ini di antaranya adalah Net Interest Income atau pendapatan bunga bersih yang juga meningkat sebesar 20,1% yoy atau setara dengan Rp619 miliar. Sehingga, pada triwulan ini besaran Net Interest Income yang diperoleh adalah sebesar Rp3,69 triliun.


Sementara itu, pendapatan jasa perusahaan atau Fee Based Income meningkat 22,7% year on year atau naik sebanyak Rp106 miliar dibanding periode yang sama di tahun lalu. Pada triwulan ini, peraihan Fee Based Income mencapai Rp575 miliar.

Hal tersebut menjadikan laba sebelum pajak atau PBT perusahaan di triwulan ini naik sebesar 16,4% year on year menjadi Rp1,16 triliun. Sementara itu tax expense juga turut meningkat di triwulan ini sebesar 24,9% year on year menjadi Rp237 miliar.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, pencapaian kinerja positif pada triwulan II 2021 tersebut mencerminkan kekuatan kinerja perusahaan di tengah masa pandemi. Hal tersebut dapat terwujud berdasarkan perencanaan yang matang serta eksekusi strategi bisnis yang efektif.

"Langkah-langkah untuk menopang laju pertumbuhan bisnis dirancang untuk dapat adaptif pada berbagai situasi. Seluruh aktivitas bisnis yang kami jalani senantiasa selaras dengan semangat peningkatan kualitas pelayanan. Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalisasi potensi pertumbuhan usaha disamping juga mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi pasca Covid-19,” ungkap Yuddy kepada redaksi, Kamis (29/7).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya