Berita

Diaspora Afghanistan melakukan aksi protes atas meningkatnya serangan Taliban/Net

Dunia

Di California, Diaspora Afghanistan Memprotes Serangan Taliban

KAMIS, 29 JULI 2021 | 06:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meningkatnya kekerasan Taliban mendorong para diaspora Afghanistan di negara bagian California, Amerika Serikat (AS) untuk turun ke jalan.

Aksi protes pada Selasa (27/7) itu diadakan untuk mendukung Pasukan Pertahanan dan Keamanan Nasional Afghanistan (ANDSF) yang berjuang melawan Taliban untuk merebut kembali distrik-distrik yang jatuh ke tangan kelompok itu dalam beberapa bulan terakhir.

Dari laporan The Hindustan Times, para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan menentang serangan Taliban.


Serangan Taliban meningkat sejak Amerika Serikat (AS) dan NATO mulai menarik pasukannya dari Afghanistan.

Mantan kepala CIA David Petraeus sendiri memperingatkan, penarikan tergesa-gesa dari pasukan AS akan menjerumuskan Afghanistan ke dalam perang saudara.

Data dari Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) mencatat, korban sipil di Afghanistan pada paruh pertama 2021 sudah mencapai rekor, yaitu 1.659 orang tewas dan 3.254 lainnya terluka.

Pada Selasa, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ashraf Ghani, menekankan dukungan untuk memerangi Taliban.

Stoltenberg berjanji akan mendukung Afghanistan melalui pendanaan, kehadiran sipil, dan pelatihan militer di luar negeri.

"Situasi keamanan di Afghanistan tetap sangat menantang, dan membutuhkan penyelesaian yang dinegosiasikan," ucapnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya