Berita

Mencabut atau melonggarkan pembatasan Covid-19 lebih awal dapat menyebabkan munculnya strain virus corona yang kebal akan vaksin serta varian baru/Net

Dunia

Peneliti: Melonggarkan Pembatasan Covid-19 Berpotensi Ciptakan Strain Baru yang Kebal Vaksin

RABU, 28 JULI 2021 | 23:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mencabut atau melonggarkan pembatasan Covid-19 lebih awal dapat menyebabkan munculnya strain virus corona yang kebal akan vaksin serta varian baru. Pasalnya, tingkat inokulasi global saat ini masih terholong rendah.

Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh para peneliti dari University of East Anglia dan Earlham Institute pekan ini.

“Pembatasan yang melonggarkan meningkatkan penularan dan memungkinkan populasi virus berkembang, yang meningkatkan potensi evolusioner adaptif dan meningkatkan risiko strain resisten vaksin yang muncul melalui proses yang dikenal sebagai antigenic drift,” begitu peringatan yang dikeluarkan oleh para peneliti.


Mereka menekankan bahwa umat manusia saat ini berada dalam “perlombaan senjata” melawan virus corona, yang diperangi dengan vaksin, teknologi, dan perubahan perilaku. Namun, para peneliti memperingatkan bahwa virus selalu dapat beradaptasi.

Mereka memperingatkan, risiko pengembangan varian baru tetap tinggi mengingat tingkat vaksinasi global tidak merata. Angka dari Our World in Data menunjukkan bahwa saat ini hanya kurang dari 14 persen orang di seluruh dunia telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.

Para peneliti mengidentifikasi kendala lain yang dapat menyebabkan varian baru, seperti fakta bahwa tidak semua kelompok umur memenuhi syarat untuk diinokulasi terhadap virus corona.

Sebagai contoh, beberapa negara, seperti Inggris, belum meluncurkan kampanye vaksinasi skala besar untuk anak di bawah umur. Para peneliti berteori bahwa strain baru dapat berevolusi dengan penularan yang lebih tinggi pada anak-anak.

"Vaksinasi anak-anak mungkin diperlukan untuk mengendalikan munculnya varian baru," kata laporan para peneliti tersebut, sebagaimana dimuat Russia Today pada Rabu (23/7).

Sejalan dengan laporan terbaru ini, pada bulan Juni lalu sudah terbit studi serupa dalam jurnal sains "Nature". Para peneliti menemukan bahwa varian Delta, strain mutan dari virus corona, mengurangi kemanjuran vaksin Pfizer dan AstraZeneca.

Temuan menunjukkan bahwa satu dosis dari salah satu dari keduanya hampir tidak menghasilkan antibodi dan hanya sekitar 10 persen efektif.

Namun, vaksin lebih efektif melawan varian Alpha yang lebih tua. Dua dosis AstraZeneca dan Pfizer menghasilkan kemanjuran yang jauh lebih tinggi terhadap Delta masing-masing 60 persen dan 88 persen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya