Berita

Singapura mengirim 200 konsentrator oksigen ke Myanmar untuk mendukung perjuangan negara itu melawan pandemi Covid-19/Net

Dunia

Bantu Myanmar Perangi Covid-19, Singapura Siap Kirim 200 Konsentrator Oksigen

RABU, 28 JULI 2021 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Myanmar tengah "kelabakan" menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas & Kedokteran Johns Hopkins, sejauh ini telah ada hampir 280 ribu kasus Covid-19 yang dikonfirmasi. Lebih dari 120 ribu di antaranya dilaporkan terjadi dalam waktu satu bulan terakhir.

Bukan hanya itu, Covid-19 juga telah merenggut tidak kurang dari 7.800 nyawa di Myanmar.


Melihat situasi tersebut, Singapura tidak tinggal diam. Negara itu siap membantu dengan mengirim 200 konsentrator oksigen ke Myanmar untuk mendukung perjuangan negara itu melawan pandemi Covid-19.

Menurut keterangan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Singapura pada Rabu (28/7), konsentrator oksigen tersebut akan disalurkan melalui Palang Merah Singapura, yang akan bekerja sama dengan Masyarakat Palang Merah Myanmar untuk mendistribusikannya ke masyarakat yang terkena dampak.

"Singapura berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Myanmar dalam perjuangan mereka melawan Covid-19," begitu bunyi keterangan tersebut.

“Kontribusi ini, serta donasi yang diselenggarakan oleh entitas swasta dan komunitas Myanmar di Singapura, membuktikan dukungan timbal balik yang kuat antara masyarakat Singapura dan Myanmar dalam mengatasi tantangan bersama Covid-19," sambung pernyataan yang sama, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Sebelumnya, Singapura juga pernah mengirimkan bantuan tes diagnostik, masker bedah, pembersih tangan, dan pasokan medis lainnya.

Sementara itu, Palang Merah Singapura telah meluncurkan imbauan publik untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di Asia Tenggara dan Asia Selatan melalui Dana Tanggap Internasional Covid-19.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya