Berita

Gudang kargo di Bandara Don Muang Bangkok diubah menjadi rumah sakit lapangan dengan kapasitas 1.800 tempat tidur untuk pasien Covid-19/Reuters

Dunia

Infeksi Covid-19 Meroket, Thailand Sulap Gudang Kargo Bandara Jadi RS Darurat

RABU, 28 JULI 2021 | 21:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lonjakan kasus infeksi Covid-19 di Thailand semakin mengkhawatirkan. Kondisi tersebut memkasa pemerintah Thailand untuk bergerak cepat agar semua pasien bisa mendapatkan fasilitas medis demi melawan virus corona.

Salah satu cara terbaru yang ditempuh adalah dengan mengubah gudang kargo di Bandara Don Muang Bangkok menjadi rumah sakit lapangan dengan kapasitas 1.800 tempat tidur. Rumah sakit darurat itu rencananya akan diperuntukan bagi pasien Covid-19 dengan gejala yang tidak terlalu parah.

"Ini adalah rumah sakit lapangan tingkat 1+ di mana dapat menerima sejumlah besar pasien, yang memiliki gejala yang tidak terlalu parah," kata direktur Rumah Sakit Mongkutwattana Rienthong Nanna seperti dikabarkan Reuters pada Rabu (28/7).


“Tetapi jika kondisi pasien memburuk, mereka akan dipindahkan ke rumah sakit lapangan kami yang lain yang disebut Rumah Sakit Lapangan Pitak Rachan (Lindungi Raja),” tambahnya.

Meski begitu, Rienthong yang merupakan seorang pensiunan mayor jenderal itu mengatakan bahwa rumah sakit lapangan belum berdiri utuh karena masih dilakukan sejumlah penyesuaian.

Meski begitu dia menekankan bahwa dalam beberapa waktu ke depan, jumlah infeksi akan terus meningkat dan akan lebih banyak rumah sakit lapangan dibutuhkan.

Diketahui bahwa Thailand melihat tren lonjakan kasus Covid-19 sejak beberapa waktu terakhir. Pada hari ini saja (Rabu, 28/7), negara. itu melaporkan 16.533 kasus baru dengan 133 kematian baru. Sehingga jika diakumulasikan, total ada 543.361 kasus Covid-19 dan 4.397 kematian di negeri gajah putih tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya