Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Net

Hukum

Persempit Celah Korupsi, Firli Bahuri: KPK Tak Akan Canggung Beri Masukan Perbaikan Regulasi

RABU, 28 JULI 2021 | 19:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah pencegahan korupsi yang salah satunya melalui perbaikan regulasi menjadi satu hal yang diseriusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua KPK, Firli Bahuri menerangkan, ada tiga strategi yang dikedepankan lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi.

Pertama, menjalankan strategi pendidikan antikorupsi di masyarakat dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pencegahan tindak pidana korupsi.


Kedua, strategi pencegahan yang dilakukan dengan langkah-langkah melakukan kajian terhadap sistem-sistem yang berpengaruh terhadap kehidupan, terutama yang menyebabkan korupsi.

Ketiga, ikut serta dalam kajian penyusunan regulasi yang dilakukan pemerintah dan DPR, yang tujuannya untuk meminimalisir celah ruang korupsi.

"KPK tidak pernah merasa canggung untuk menyampaikan perbaikan," tegas Firli saat membuka acara webinar bertajuk "Pengukuhan Kawasan Hutan, Legal dan Legitimate" yang diselenggarakan oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) secara langsung di media sosial Stranas PK, Rabu (28/7).

Firli memandang, pemberantasan korupsi harus diawali keinginan untuk tidak korupsi, sehingga strategi pendidikan diperlukan. Sementara yang kedua, terkait pembangunan sistem juga sangat diperlukan agar tidak ada celah dan peluang terjadinya korupsi.

Pasalnya, Firli menilai korupsi bukan hanya sekedar perbuatan yang merugikan keuangan dan perekonomian negara, tetapi juga memperlambat gerak laju pembangunan nasional.

"(Korupsi) mengganggu bahkan membuat keterlambatan dan perlambatan gerak laju pembangunan nasional," ucapnya.

Sehingga kata Firli, apabila korupsi tidak bisa dihentikan atau diakhiri, maka akan berpengaruh dalam mewujudkan tujuan negara sebagaimana diamanatkan di dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945.

"Karenanya pemerintah terus berupaya untuk melakukan dan mengakhiri praktek-praktek korupsi. Beberapa regulasi dilakukan (perbaikan) dalam rangka supaya tidak ramah dengan korupsi dan pelaku-pelaku dan perilaku koruptif," kata Firli.

Lebih lanjut, Firli menerangkan salah satu tonggak yang dibangun KPK bersama Kementerian/Lembaga lainnya dalam rangka kolaborasi penegakan hukum, pada tata kelola keuangan, tata niaga dan perizinan, dan juga termasuk dengan pelayanan publik, yang tertuang di dalam Peraturan Presiden (Perpres) 54/2018.

"Memang sampai hari ini, sulit rasanya kami ingin mengungkapkan, apakah ada strategi yang paling jitu dalam rangka pemberantasan korupsi. Namun demikian berdasarkan kajian empiris kita, KPK mengedepankan setidaknya ada tiga strategi pemberantasan korupsi," demikian Firli Bahuri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya