Berita

Muhammad Tasrif Tuasamu/Ist

Politik

Gubernur Maluku Dinilai Antikritik, Tasrif Tuasamu: Saya Dukung Bapak Satu Periode!

RABU, 28 JULI 2021 | 17:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan kontroversial Gubernur Maluku, Murad Ismail, jadi perbincangan panas di masyarakat. Bahkan menuai kritikan keras karena dianggap tak pantas keluar dari mulut seorang pemimpin daerah.

"Jangan terpengaruh oleh kaskadu-kaskadu itu, cuma berapa ekor saja. Sekali-kali masyarakat Maluku kompak lah, pukul mereka sampai t*i keluar dari pantat," ucap Murad Ismail dalam sambutannya saat menyalurkan bantuan sosial dan vaksinasi kepada masyarakat terdampak PPKM di Maluku, Senin (26/7).

Menurut pegiat Demokrasi, Muhammad Tasrif Tuasamu, narasi yang dipilih dan diucapkan Gubernur Maluku dalam pidato tersebut menyinggung mahasiswa yang beberapa waktu lalu melakukan aksi menolak PPKM di Kota Ambon.


Ia juga menyayangkan sikap Murad Ismail yang dianggap tidak mencerminkan kepribadian yang baik sebagai seorang pemimpin.

Ditegaskan Tasrif, kata-kata seperti itu tidak elok dan tidak pantas diucapkan seorang kepala daerah di ruang publik. Seharusnya Gubernur bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Bukan malah mengajak masyarakat untuk lawan mahasiswa.

"Kalau bapak alergi dan antikritik, jangan jadi pemimpin di negara demokrasi," tegas Tasrif.

Tasrif juga menyoroti pernyataan Murad Ismail yang menyatakan dirinya tidak mau lagi jadi gubernur, kecuali diminta masyarakat.

"Karena bapak antikritik, maka cukup satu periode saja! Biarkan anak-anak muda Maluku yang punya potensial dan paham berdemokrasi yang baik dan antikritik yang jadi pemimpin di Maluku," ujarnya.

"Saya dukung bapak cukup satu periode!" tutup Tasrif.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya