Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Sindir Putin dan Xi Jinping, Biden: Serangan Siber Dapat Berujung Perang Dunia Nyata

RABU, 28 JULI 2021 | 17:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah peringatan tampak ditujukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden kepada Rusia dan China. Biden menyebut serangan siber dapat berakhir menjadi perang asli di dunia nyata.

Peringatan itu disampaikan Biden dalam pidato selama 30 menit di Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) pada Selasa (27/7).

"Saya pikir kemungkinan besar kita akan berakhir dalam perang, perang baku tembak langsung. Itu akan menjadi konsekuensi dari pelanggaran dunia maya yang meningkat secara eksponensial," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Dalam pernyataannya, Biden menyoroti beberapa serangan siber yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, seperti terhadap SolarWinds, Colonial Pipeline, perusahaan pemrosesan daging JBS, hingga Kaseya.

Serangan-serangan itu bukan bukan hanya merugikan perusahaan, tetapi juga mempengaruhi pasokan bahan bakar dan makanan di beberapa wilayah di AS.

Pihak berwenang AS sendiri meyakini banyak dari serangan siber itu dilakukan oleh Rusia. Bahkan selama pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Jenewa, 16 Juni lalu, Biden juga membahas isu tersebut.

Biden juga menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh China, merujuk pada Presiden Xi Jinping. Ia mengatakan China sangat serius untuk menjadi kekuatan militer paling kuat di dunia, serta ekonomi terbesar dan paling menonjol di dunia pada pertengahan 40-an, 2040-an.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya