Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Asyik Berkhayal pada Masa PPKM

RABU, 28 JULI 2021 | 14:08 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AKIBAT memang kurang kerjaan pada masa mengurung diri di dalam rumah pada masa PSBB beralih rupa menjadi PPKM maka saya asyik mengumbar khayalan demi bikin dongeng-dongeng. Antara lain dongeng berkhayal sebuah kerajaan yang sama sekali tidak ada pada kenyataan.

Konon alkisah di Kerajaan Adil dan Beradab gemah ripah loh jinawi tata tentram kerta raharja, hukum selalu ditegakkan tanpa pandang bulu. Siapa pun baik yang tidak sengaja apalagi sengaja melanggar pasti tegas diproses secara hukum yang berlaku secara adil dan beradab.

Raja tidak pernah mengubah undang-undang demi mempertahankan kekuasaan dirinya sebagai raja yang benar-benar taat konstitusi.


Sebagai kerajaan hukum dengan hukum benar-benar ditegakkan oleh sang Raja maka rakyat Kerajaan Adil dan Beradab hidup aman tenteram serta makmur sejahtera.

Menepati Janji


Raja berpegang teguh kepada janji bahwa agar para patih mampu konsentrasi fokus pada tugas berat yang diemban maka tidak ada pejabat tinggi kerajaan yang diperbolehkan merangkap jabatan.

Ada bukti video merekam Raja ketika mengingkrarkan janji. Pada kenyataan terbukti tidak ada patih rangkap jabatan.

Raja pernah beberapa kali di masa anak-anak mengalami derita digusur maka berjanji tidak akan ada rakyat apalagi yang miskin digusur. Pada kenyataan terbukti tidak ada rakyat apalagi yang miskin digusur.

Raja ikut menandatangani kesepakatan PBB atas Pembangunan Berkelanjutan maka tidak ada rakyat apalagi yang miskin dikorbankan atas nama pembangunan infra struktur.

Raja berjanji ekonomi kerajaan pasti meroket dan ternyata ekonomi kerajaan benar-benar meroket sampai ke luar atmosfer. Raja berjanji mengutamakan kepentingan para petani padi maka tidak akan impor beras.

Pada kenyataan terbukti tidak pernah dilakukan impor beras dengan alasan apa pun. Raja berjanji akan lebih berpihak ke wong cilik ketimbang pengusaha sesuai sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab mau pun Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia.

Pada kenyataan terbukti kepentingan wong cilik selalu dikedepankan di depan segala-galanya. Raja berjanji akan membasmi habis korupsi.

Pada kenyataan terbukti tidak ada pejabat kerajaan berani korupsi sebab para koruptor tegas dihukum berat tanpa tebang pilih apalagi pandang bulu.

Khayalan


Ada yang tidak percaya kisah yang saya kisahkan ini? Silakan tidak percaya sebab kisah ini memang tidak layak dipercaya. Kisah ini hanya sebuah dongeng hasil khayalan akibat kurang kerjaan akibat mengurung diri di dalam rumah pada masa PSBB kini disebut PPKM akibat pagebluk Corona alih-alih melenyap malah makin merajalela.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya