Berita

Tengku Muharuddin/Ist

Politik

Nyebrang Ke Perindo, Muharrudin Langsung Dipecat Partai Aceh

SENIN, 26 JULI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh memutuskan untuk memecat Tengku Muharuddin. Langkah ini diambil menyusul keputusan Muharuddin bergabung ke Partai Perindo.

“Dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan rapat pimpinan Partai Aceh pada Minggu malam, 25 Juli 2021, Partai Aceh memutuskan untuk mengeluarkan saudara Muharuddin dari kepengurusan Partai Aceh,” terang Jurubicara Partai Aceh, Nurzahri, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Senin (26/7).

Konsekuensi dari keputusan ini, lanjut Nurzahri, Muharuddin tidak lagi berhak mengatasnamakan Partai Aceh dalam segala sikap dan pendapatnya.


Nurzahri menambahkan, Muharuddin telah menghadap dan berbicara dengan Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, dan Sekjen Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak, terkait rencananya untuk berkarier di kancah nasional.

Keduanya, ucap Nurzahri, memahami keinginan Muharuddin untuk berpolitik menggunakan wadah partai nasional.

Namun, Mualem dan Abu Razak tetap menyayangkan langkah Muharuddin untuk bergabung ke partai nasional itu. Keduanya menganggap Muharuddin sebagai salah satu kader terbaik Partai Aceh.

“Muharuddin pernah dipercayakan oleh Partai Aceh untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan, yaitu Ketua DPR Aceh pada periode 2014-2018,” ungkap Nurzahri.

Toh Partai Aceh tetap mendoakan agar Muharuddin mendapatkan kesuksesan di partai politik yang baru. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dan peran Muharuddin selama menjadi pengurus Partai Aceh.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya