Berita

Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Nur Nadlifah/Repro

Politik

Nur Nadlifah Ajak Kader PKB Jadikan Momentum Harlah Ke-23 Untuk Meningkatkan Kesetiakawanan Sosial

JUMAT, 23 JULI 2021 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hari lahir (harlah) ke-23 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi momentum untuk meningkatkan kesetiakawanan sosial. Ini penting dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan oleh Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Nur Nadlifah, dalam acara Puncak Harlah PKB, Jumat (23/7).

"Pandemi Covid-19 masih berlangsung, kegiatan yang kita lakukan harus bisa merajut nilai-nilai kemasyarakatan dan kemanusiaan," ujar Nur Nadlifah kepada wartawan, Jumat (23/7).


Tak cuma itu, Nur Nadlifah juga mengatakan upaya yang di lakukan oleh PKB selama ini sesuai dengan konsepsi maqashid al-syari’ah (tujuan pokok syariat) adalah untuk mendapatkan maslahah (kebaikan) serta menghindari timbulnya mafsadah (kerusakan).

Sehingga selama pandemi ini, Nur Nadlifah memandang sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan PKB seperti berbagi sembako, daging kurban, vitamin, alat kesehatan adalah bagian yang dirasakan oleh warga yang terdampak pandemi ini.

"Kita juga memberikan tali asih untuk para relawan Covid-19 termasuk keluarga yang terpapar Covid," katanya.

Nur Nadlifah menambahkan, dalam kondisi seperti ini PKB berharap pemerintah memiliki rasa sensitivitas yang tinggi terkait kondisi sosial kemasyarakatan saat pandemi Covid-19 ini. Menurutnya, kebijakan pemerintah harus memperhatikan kemaslahatan masyarakat.

"Semoga dengan Doa bersama pada acara Harlah PKB ini bagian dari ikhtiar PKB agar pandemi Covid-19 segera berakhir, dan kembali ke pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan," tandasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya