Berita

Jurubicara Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Adhie Massardi/Net

Politik

Sebelum Mengetuk Pintu Langit, Baiknya Kiai Maruf Amin Wakili Pemerintah Mohon Ampun Pada Tuhan

JUMAT, 23 JULI 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Setiap doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa akan lebih afdol jika terlebih dahulu dimulai dengan pengakuan dosa dan permintaan maaf.

Setidaknya itu pesan yang disampaikan Jurubicara Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Adhie Massardi menanggapi rencana Wakil Presiden Maruf Amin yang akan menghadiri acara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Bermunajat yang berjudul "Mengetuk Pintu Langit” pada Sabtu (24/7) pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

“Akan lebih afdol sebelum manjatkan doa, Wapres KH Maruf Amin atas nama pemerintah mohonkan maaf dan ampunan Alloh SWT,” ujar Adhie Massardi kepada redaksi, Jumat (23/7).


Menurutnya permohonan maaf itu penting disampaikan lantaran selama berbulan-bulan para pembesar negara menjadikan Covid-19 sebagai bahan lelucon.

Hasilnya, kebijakan pemerintah dalam menanganai Covid-19 juga serampangan hingga membuat virus asal China itu mengganas dalam beberapa bulan terakhir.

“Bikin kebijakan tanggulanginya asal-asalan karena lebih mentingkan bisnis duniawi,” demikian Adhie Massardi.

Selain Wapres Maruf Amin, acara "Mengetuk Pintu Langit" juga akan dihadiri oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal Sembiring Depari dan Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya