Berita

Tokoh senior DR Rizal Ramli dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Politik

Rizal Ramli Ceritakan Pertemuan Tim 7 Pimpinan SBY Yang Diutus Gus Dur Menghadap Megawati

JUMAT, 23 JULI 2021 | 08:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Abdurrahman Wahid pernah menugaskan sebuah tim yang terdiri dari tujuh menteri untuk bertemu dengan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri.

Ini terjadi di saat suhu politik semakin memanas di pertengahan 2001, sementara hubungan Gus Dur dan Mega yang sebelumnya dikenal sangat akrab jatuh ke titik terendah.

Tim 7 itu dipimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kala itu menduduki posisi Menko Polhukam. Anggota lainnya adalah Menko Perekonomian yang kemudian menjadi Menteri Keuangan DR. Rizal Ramli.


Pertemuan dengan Megawati itu bertujuan untuk mencari jalan tengah terbaik demi memperbaiki hubungan Gus Dur dan Mega dan menghentikan krisis politik.

Begitu dikatakan Rizal Ramli dalam talk show bertajuk “20 Tahun Pemakzulan Gus Dur, Siapa Sang Dalang” yang disiarkan langsung di akun YouTube Refly Harun, Kamis malam (22/7).

Sebelum bertemu Mega, Tim 7 menggelar rapat selama sekitar seminggu untuk mencari format kompromi terbaik antara Gus dan Mega. Adapun pertemuan dengan Megawati digelar di kediaman Mega di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Singkat cerita, dalam pertemuan dengan Mega, SBY menjelaskan dengan detail dalam tiga lembar kertas catatan.

“SBY menjelaskan dengan rapih dan teratur,  dalam paper sekitar tiga halaman. Mbak Mega antara ngerti dan nggak ngerti maksudnya apa,” tuturnya.

Untuk memastikan Megawati paham dengan maksud kedatangan Tim 7, RR pun menjelaskan kembali paparan SBY.

“Saya jelaskan, Mbak yang kita maksudkan sederhana. Daripada Presiden dan Wakil Presiden konflik, mau langsung dan tidak langsung, kenapa tidak kekuasaan Gus Dur kita kurangi, kekuasaan Mbak Mega ditambahin," kata Rizal Ramli.

“Mbak Mega ditambahin berapa menterinya, Gus Dur dikurangi dan sebagainya. Nah Mbak Mega langsung mengerti," sambung Rizal Ramli.

“Rizal, kalau begitu saya setuju,” ujar Megawati seperti ditirukan Rizal Ramli.

Hanya saja, RR tidak melanjutkan akhir ceritanya. Kata Rizal Ramli, setelah pertemuan dengan Mega, Tim 7 kembali ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Gus Dur.

“Tapi bagaimana ceritanya saya stop di situ," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya