Berita

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

180 Kabupaten/Kota Masuk Zona Merah, Satgas: Ini Terbanyak Sepanjang Pandemi

KAMIS, 22 JULI 2021 | 22:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Daerah yang masuk ke dalam kategori tinggi penularan Covid-19 (zona merah) hingga Kamis (22/7) tercatat sebagai yang terbanyak selama pandemi masuk Indonesia.

Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebutkan, hari ini pihaknya mencatat 180 kabupaten/kota masuk zona merah.

"Saat ini kabupaten kota dengan zona risiko tinggi menjadi yang terbanyak sepanjang pandemi," ujar Wiku dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (22/7).


Selain itu, Wiku mengungkap daerah yang masuk kategori sedang penularan atau zona oranye mencapai 281 kabupaten/kota. Sementara yang masuk zona kuning atau daerah dengan risiko penularan rendah ada sebanyak 51 kabupaten/kota.

Namun ia menyatakan, untuk laju penambahan kasus positif Covid-19 selama sepekan terakhir mulai mengalami penurunan. Katanya, hal itu terlihat dari data 15 Juli yang mencapai 56.757 kasus positif dalam sehari, turun menjadi 33.772 pada 21 Juli kemarin.

Sementara, untuk kasus sembuh Covid-19 mengalami kenaikan hingga 70 persen selama sepekan terakhir, dan kasus aktif turun selama tiga hari terakhir.

"Persentase BOR (bed occupancy rate atau keterisian tempat tidur) tingkat nasional juga konsisten turun selama sepekan terakhir, dari 76,26 persen menjadi 72,82 persen," demikian Wiku.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya