Berita

Wakil Ketua Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China Zeng Yixin/Net

Dunia

China Tolak Mentah-mentah Rencana Penyelidikan Asal-usul Covid-19 Fase 2 Oleh WHO

KAMIS, 22 JULI 2021 | 11:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China tidak mengindahkan rencana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk meluncurkan fase kedua dari penyelidikan asal muasal virus corona.

Wakil Ketua Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China Zeng Yixin mengaku terkejut dengan rencana WHO untuk kembali menyelidiki asal-usul Covid-19.

Berbicara dalam konferensi pers pada Kamis (22/7), Zeng menolak dengan tegas teori kebocoran virus corona dari laboratorium. Ia mengatakan, laboratorium di Wuhan tidak memiliki virus yang dapat menginfeksi manusia secara langsung.

Dia mengatakan, China telah berulang kali membuat klarifikasi, sehingga tidak menerima rencana penyelidikan ualng dari WHO.

"Rencana kerja studi asal-usul tahap kedua yang diusulkan oleh WHO berisi bahasa yang tidak menghormati sains," ujar Zeng, seperti dikutip CGTN.

Sejumlah pihak, termasuk Uni Eropa dan G7, telah menyerukan dibukanya penyelidikan asal-usul virus corona lanjutan oleh WHO. Lantaran penyelidikan pada awal tahun ini dinilai kurang memuaskan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus juga mendesak China untuk lebih transparan pada penyelidikan fase kedua.

Populer

Bibit Perpecahan Di Internal Kabinet Mulai Terlihat Nyata

Minggu, 18 Juli 2021 | 11:46

Kalau PPKM Darurat Diperpanjang, Sekjen GPI: Lebih Baik Presiden Mundur!

Minggu, 18 Juli 2021 | 02:59

Lieus Sungkharisma: Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Mengingatkan Saya pada Gerakan Superiman Tahun 2003

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:45

Dapat Lampu Hijau, Jepang Jadi Negara Pertama Yang Setujui Ronapreve Untuk Pengobatan Covid-19

Selasa, 20 Juli 2021 | 21:48

Setelah Mengaku Diperas Bank Syariah, Jusuf Hamka Kini Dikabarkan Menyesal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:43

Analisis Joman, Aksi "Jokowi End Game" Diprakarsai Oleh Tiga Kelompok Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:59

Di Bandung, Mahasiswa Mulai Teriak Revolusi

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:17

UPDATE

BRI Tanjung Duren Serahkan Grand Prize Mobil Ke Pemenang Panen Hadiah Simpedes

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:37

Komite Eksekutif KAMI Usul Dibuat Dewan Vaksin Nasional untuk Pelototi Anggaran Rp 10 Triliun yang Dicairkan SMI

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:28

Akpol 91 Maknai 30 Tahun Mengabdi, Kapolda NTB Bagikan 1.000 Paket Bansos

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:26

Peneliti: Melonggarkan Pembatasan Covid-19 Berpotensi Ciptakan Strain Baru yang Kebal Vaksin

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:18

JPU Sudah Tepat Menolak Eksepsi Terdakwa Asusila di Lampung

Rabu, 28 Juli 2021 | 23:17

Bantu Myanmar Perangi Covid-19, Singapura Siap Kirim 200 Konsentrator Oksigen

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:59

Panglima TNI Pastikan Kesiapan Tenaga Tracer Covid-19 di Yogyakarta

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:55

Terinspirasi Vaksinasi Door to Door BIN, Bupati Banjarnegara: Kegiatan Efektif dan Tidak Membuang Biaya

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:46

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,1 Persen Tahun 2021, Kenapa?

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:44

Herman Herry dan Ihsan Yunus Muncul di Analis Yuridis Tuntutan, Dapat Kuota Bansos dari Juliari Batubara

Rabu, 28 Juli 2021 | 22:31

Selengkapnya