Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Demo Mahasiswa Di Bandung Bukti Pemerintah Gagal Edukasi Publik

KAMIS, 22 JULI 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi mahasiswa dan para pengemudi ojek online (ojol) di Bandung terjadi akibat pemerintah gagal menjelaskan program penangan pandemi Covid-19 kepada masyarakat.

Begitu simpulan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politil RMOL, Kamis (22/7).

"Pertama, ini tanda gagalnya pemerintah melakukan edukasi bagi publik untuk memahami kebijakannya," ujar Mardani.


Selain itu, kata dia, masih banyak persoalan dalam penanganan pandemi. Salah satunya adalah korupsi bantuan sosial yang seharusnya menjadi penopang perekonomian masyarakat.

Begitu juga soal politisasi perguruan tinggi seperti yang ramai belakangan ini terkaiyt Statuta Universitas Indonesia yang baru saja dilakukan pembaharuan.

"Di tengah pandemi masih ada kasus korupsi bansos hingga nuansa politisasi kampus, wajar publik mempertanyakan kebijaksanaan pemerintah," terangnya.

Melalui aksi mahasiswa dan elemen masyarakat itu, anggota Komisi II DPR RI ini berharap bisa menjadi masukan bagi pemerintah untuk bercermin bahwa kepercayaan publik itu mahal.

Pada sisi lainnya, Mardani berpesan agar penyampaian pendapat di ruang publik dilakukan pada jalur-jalur yang benar dengan membawa kritik yang konstruktif.

"Semua pihak tidak boleh keluar koridor demokrasi. Demonstrasi tetap dalam kerangka kritik yang konstruktif dan solutif," pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya