Berita

Oumuamua/Net

Jaya Suprana

Menduga-duga Oumuamua

KAMIS, 22 JULI 2021 | 09:36 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DI satu sisi saya mengharap ada kehidupan di luar planet bumi sesuai kisah-kisah fiksi ilmiah. Namun di sisi lain saya meragukan ada kehidupan di luar planet bumi sebab belum ada fakta ilmiah mampu membuktikan bahwa ada kehidupan di luar planet bumi.

Dugaan ada kehidupan di planet Mars sudah terbantahkan meski manusia terus berlomba membangun real estate di planet yang dianggap paling mirip planet bumi.

Extraterristerial



Namun ada harapan bahwa tidak keliru mengharap ada kehidupan di luar planet bumi yang muncul akibat pada bulan Januari 2021 akhirnya Avi Loeb menerbitkan buku yang ditunggu-tunggu baik oleh yang percaya mau pun yang tidak percaya ada kehidupan di luar planet bumi dengan judul Extraterristerial diiringi sub-judul The First Sign of Intelligent Beyond Earth.

Meski masih sengit diperdebatkan secara ekstrem antara pro lawan kontra namun Prof. Avi Loeb sebagai Gurubesar Universitas Harvard meyakini bahwa sebuah benda angkasa berbentuk bukan bulat, namun memanjang yang disebut sebagai Oumuamua merupakan buatan E.T sebagai akronim Extraterresterial alias mahluk luar angkasa.

Para astrofikawan lain membantah keyakinan Loeb dengan dalih tidak cukup bukti untuk membenarkan keyakinan Loeb bahwa Oumuamua merupakan layar solar buatan E.T yang digerakkan tenaga surya sehingga menjelaskan gerak laju Oumuama bersifat akselarasi non-gravitational.

Anumalous


Demi membungkam para pembantahnya Avi Loeb menulis naskah ilmiah dengan detail enam anomalus properti Oumuamua yang membuat benda angkasa tipis ini memiliki sifat-sifat istimewa sama sekali beda dari komet dan asteroid. Pada 27 November 2018, Avi Loeb menyarankan pencarian benda-benda angkasa mitip Oumuamua yang terperangkap di dalam sistem solar akibat kehilangan enerji orbital dalam kedekatan dengan planet Jupiter dengan empat kandidat 2011SP25, 2017RR2, 2017SV13 dan 2018TL6.

Loeb sesumbar bahwa penelitian astrofisika dengan menggunakan teknologi Large Synoptic Survey Telescope akan berhasil menemukan benda angkasa luar sejenis Oumuamua berkeliaran merajalela di tata surya dalam jumlah tak terbatas.

Tentu saja belum memperhitungkan kemungkinan Oumuamua-Oumuamua lain yang termasuk jenis dark matter maka tidak kasat indera manusia.

Sebagai insan awam jelata, saya tinggal menonton pertarungan polemik Oumuamua apakah akan menjadi bukti bahwa ada kehidupan di luar planet bumi atau malah akan menggugurkan segenap harapan saya bahwa ada kehidupan di luar planet bumi.

Apapun hasilnya saya meminjam istilah Pak Harto tidak patheken selama saya masih diperkenankan menikmati nikmatnya hidup di planet bumi yang cuma satu dan satu-satunya ini.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya