Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri berinteraksi dengan pegawai yang mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan/RMOL

Politik

Apel Pemberangkatan Pegawai Diklat Bela Negara, Firli Bahuri: Jadilah Pemenang

KAMIS, 22 JULI 2021 | 00:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berharap 18 pegawai yang mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan mendapatkan predikat terbaik dalam membela negara.

Saat menjadi pembina apel pemberangkatan, Firli mengingatkan NKRI dibangun untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia; memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bangsa; ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial sebagaimana dalam pembukaan UUD 1945.

"Dalam tujuan negara tersebut, tidak disebutkan siapa yang harus melaksanakan tujuan negara. Maka dari itu, seluruh anak bangsa berkewajiban untuk mengambil peran di dalam mewujudkan tujuan negara tersebut," ujar Firli di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/7).


Dalam Pasal 30 Ayat 1 UUD 1945 mengamanatkan, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Di samping mewujudkan tujuan negara, anak bangsa juga diwajibkan mengamalkan kesetiaan terhadap Pancasila, UUD, NKRI dan pemerintah yang merupakan ideologi, dasar hukum dan pedoman di dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Terkhusus kepada anak bangsa yang diberi mandat mengabdikan diri menjadi aparatur sipil negara sesuai dengan apa yang diamanatkan UU 5/2014 tentang ASN," jelas Firli.

KPK sendiri mengapresiasi seluruh pegawai yang mengikuti pendidikan dan latihan bela negara dan wawasan kebangsaan.

"Ini membuktikan semangat dan kecintaan kita, anak bangsa kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," jelas Firli.

Dalam diklat bela negara di Kemenhan, setidaknya ada tiga materi, yaitu studi dasar, studi inti, dan studi pendukung. Studi dasar meliputi wawasan kebangsaan 4 konsensus dasar negara; Sishankamrata; kepemimpinan berwawasan bela negara; pencegahan dan penanggulangan terorisme/radikalisme dan konflik sosial.

Studi inti meliputi nilai-nilai dasar bela negara dan keterampilan dasar bela negara. Sedangkan studi pendukung meliputi upacara pembukaan dan penutupan, muatan lokal KPK, serta bimbingan dan pengasuhan. Ketiganya akan dilaksanakan dengan metode pelatihan berupa teori, diskusi, dan praktik lapangan.

"KPK berharap semua peserta dapat menyelesaikan diklat dengan predikat sebagai garda terdepan penjaga, pejuang bela negara, dan wawasan kebangsaan. Jadilah pemenang dengan menggelorakan semangat pantang menyerah," pungkas Firli.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya