Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu (21/7), Maroko telah membantah tuduhan tersebut dan menuntut agar mereka yang membuat klaim itu memberikan bukti.
"Pemerintah Maroko sepenuhnya menyangkal tuduhan palsu yang dibuat terhadapnya tanpa dasar apapun, dan menantang mereka yang mempromosikan kampanye ini, khususnya, koalisi Amnesty International dan Forbidden Stories... tunjukkan setidaknya beberapa bukti substansial dari naskah dramamu," ujar pemerintah, seperti dikutip Sputnik.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17
Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19
Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15