Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Nusantara

80 Ribu Warganya Jalani Isoman, Ridwan Kamil Minta Pusat Prioritaskan Jabar

RABU, 21 JULI 2021 | 10:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah permintaan khusus diajukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait bantuan paket obat dan vitamin gratis dari pemerintah pusat.

Sebab, saat ini dari 119 ribu kasus aktif di Jabar, sekitar 80 ribu pasien melakukan isolasi mandiri (isoman). Sehingga butuh perhatian terutama terkait obat-obatan dan vitamin.

"Ada 80 ribuan warga isoman yang harus terlayani oleh obat gratis dari TNI ini, terbagi di wilayah Kodam Jaya dan Siliwangi," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (21/7).


Menurut Emil, adanya bantuan dari pusat ini dapat menutupi kebutuhan obat pasien Covid-19 yang isoman. Selain dari pemerintah pusat, pihak Pemprov Jabar juga sudah memberikan bantuan obat gratis bagi pasien isoman.

Terhitung, sudah ada 20 ribu pasien Covid-19 yang jalani isoman mengajukan obat dan vitamin melalui fitur telekonsultasi di portal Pikobar. Secara bertahap, bantuan tersebut sudah disalurkan dan diterima pasien.

"Ada permohonan obat sekitar 20 ribu per hari ini sejak seminggu lalu lewat telekonsultasi di Pikobar," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Seperti diketahui, Pemerintah pusat melalui TNI sudah meluncurkan bantuan obat dan vitamin untuk pasien isoman. Bantuan yang terbagi ke dalam tiga paket ini dikhususkan bagi wilayah pulau Jawa-Bali yang sedang menerapkan PPKM Darurat.

Untuk tahap pertama, total 300 ribu paket obat dan vitamin yang didistribusikan ke tiap Kodam dan langsung dibagikan ke pasien isoman yang sudah tercatat oleh Puskesmas.

"Mudah-mudahan obat yang didrop dari TNI bisa mendekati angka aktif yang sedang isoman di Jabar," tutup Emil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya