Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/Net
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/Net
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pelaku berinisial RR membuat satu website yang dibuat seolah merupakan situs untuk pendaftaran penerima bantuan sosial sebesar Rp 300.000 dari Kementrian Sosial.
"Setiap masuk ada pertanyaan yang ada bahwa nanti dia (pendaftar) akan mendapat bansos, konsumen akan mendaftarkan diri," kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/7).
Website yang telah dibuat oleh RR sejak bulan November 2020 ini, sambung Yusri, telah membuat pelaku untung senilai Rp 1,5 miliar. Bukan dari hasil pendaftaran korban website palsunya itu, melainkan iklan yang masuk kepada website palsunya tersebut.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09
Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10
Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06
Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01
Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34