Berita

Dutabesar Afghanistan untuk Pakistan Najibullah Alikhil/Net

Dunia

Putri Dubes Afghanistan Diculik Dan Disiksa Di Pakistan, Pelaku Belum Ditemukan

MINGGU, 18 JULI 2021 | 06:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Putri Dutabesar Afghanistan untuk Pakistan Najibullah Alikhil, Silsila Alikhil dikabarkan telah diculik dan disiksa dengan kejam oleh orang-orang tidak dikenal di Islamabad.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan di situs resmi mereka memberikan kabar tersebut. Dalam pernyataannya, kementerian mengutuk keras tindakan keji tersebut dan menyampaikan keprihatinan atas keselamatan dan keamanan para diplomat dan keluarga mereka, serta anggota staf misi Afghanistan di Pakistan.

Dikutip dari laporan TRT World, Silsila Alikhil diculik selama beberapa jam oleh orang tidak dikenal ketika melakukan perjalanan pulang pada Jumat (16/7).


Menurut kementerian, saat ini wanita 26 tahun itu telah dibebaskan dan tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Segera setelah dibebaskan dari penyekapan, Alikhil mendapat perawatan medis di rumah sakit," jelas kementerian.

Berdasarkan laporan medis rumah sakit yang dimuat Al Jazeera, Alikhil dipukul di bagian kepala karena terjadi pembengkakan di daerah oksipital belakang otak, sementara pergelangan tangan dan kakinya bengkak akibat diikat dengan tali.

Pemeriksaan X-ray akan dilakukan untuk melihat adanya patah tulang di beberapa bagian tubuhnya.

Para penculik menyekap Alikhil selama lebih dari 5 jam, sebelum akhirnya polisi melarikannya ke rumah sakit milik negara Institut Ilmu Kedokteran Pakistan di Islamabad.

Kementerian mendesak pemerintah Pakistan untuk mengambil tindakan segera demi memastikan keamanan dan keselamatan para diplomat Afghanistan yang bekerja di Pakistan sesuai konvensi internasional.  

"Sementara kementerian luar negeri Afghanistan mengikuti masalah ini dengan kementerian luar negeri Pakistan, kami mendesak pemerintah Pakistan untuk mengidentifikasi dan mengadili para pelaku secepat mungkin," tambah kementerian.

Sejauh ini, pihak berwenang Pakistan belum menangkap tersangka penculikan Alikhil.

Tetapi Menteri Dalam Negeri Pakistan Sheikh Rashid Ahmed menegaskan, Perdana Menteri Imran Khan telah memerintahkan agar kasus ini segera ditangani dan menjadi prioritas.

Bahkan Khan menginstruksikan agar para penculik ditangkap dalam kurun waktu 48 jam.

Afghanistan dan Pakistan memiliki hubungan yang tidak baik sebagai negara tetangga. Hubungan keduanya kerap dipenuhi kebencian dan permusuhan.

Selama ini, Afghanistan menyebut Pakistan menjadi tempat perlindungan para pejuang Taliban. Sedangkan Islamabad menuduh Afghanistan mengizinkan Taliban menggunakan wilayah mereka untuk menyerang Pakistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya