Berita

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana memimpin kegiatan pendistribusian bansos PPKM Darurat kepada warga/Ist

Presisi

Polisi Bergerak, Pemulung Sampai Nelayan Terima Bansos PPKM Darurat

JUMAT, 16 JULI 2021 | 15:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus bergerak melanjutkan pemberian bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat kepada masyarakat yang ekonominya terdampak akibat Pandemi Covid-19 .

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan, jajarannya menyebarkan bansos dengan sasaran permukiman padat penduduk atau Slum Area. Sebelumnya bantuan serupa diberikan kepada masyarakat yang berprofesi sebagai tukang sepeda, buruh angkut, nelayan dan sebagainya.

"Bantuan kali ini menyasar  140 warga terdampak PPKM Darurat," kata Putu kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/7).


Dalam hal ini target pemberian bansos tersebut diberikan kepada pemulung di bantaran Kaliadem, warga slum area di kawasan Muara Angke, nelayan di kawasan Muara Angke, pengemudi ojek pangkalan, pedagang kaki lima, penjaga Area cluster Mbah Priok dan nelayan di Dermaga Arsa.

Adapun bansos yang dikerahkan kepada masyarakat diantaranya adalah, beras 5 Kg dengan total 450 Kg, mi instan, minyak goreng, dan tepung terigu.

"Pemberian bansos ini merupakan instruksi dari Pemerintah dan ditindaklanjuti oleh Kapolri kepada seluruh jajaran," ujar Putu.

Menerima bantuan tersebut, warga pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena telah dibantu di tengah Pandemi Covid-19 ini.

"Kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok terima kasih bantuan sembakonya semoga berkah. Ini benar-benar bermanfaat bagi kami," ujar Suyanto, seorang warga saat menerima bantuan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya