Berita

Masyarakat masih melakukan pembayaran pajak di samsat konvensional/Net

Presisi

Korlantas: 15 Provinsi Siap Jalankan Samsat Digital

KAMIS, 15 JULI 2021 | 20:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasubdit STNK Regident Korlantas Polri, Kombes M Taslim Chairuddin menjelaskan saat ini Samsat Digital Nasional (Signal) telah disiap dijalankan di 15 Provinsi. Bahkan, sebelum diresmikan langsung oleh Kapolri, pihaknya siap untuk melakukan uji coba.

Taslim menjelaskan, sistem Signal sudah terhubung dengan 15 pangkalan data pajak Bapenda provinsi, sehingga pengguna dapat langsung mengetahui Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran (SKKP) pajak yang harus dibayarkan kepada negara atau pemerintah.

“Provinsi yang sudah tersambung Signal antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Riau, Kepri, Jambi, Bengkulu, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan NTB,” kata Taslim melalui keterangannya, Kamis (15/7).


Untuk memudahkan masyarakat bertransaksi secara cashless/non-tunai, Taslim mengatakan, metode pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui aplikasi Signal ke seluruh Bank Daerah yang terhubung ke semua Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara)

"Antara lain, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN serta 10 Bank Pembangunan Daerah lainnya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata dia, Signal juga sudah menerapkan pelayanan daring penuh, One Stop Digital Service. Masyarakat yang telah melaksanakan kewajiban untuk pendaftaran pengesahan dan pembayaran PKB, SWDKLLJ, tidak perlu lagi datang kembali ke Samsat atau unit pelayanan samsat lain untuk mendapat tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran (TBPKP).

“Silakan manfaatkan jasa antara melalui PT Pos Indonesia yang sudah disediakan dalam aplikasi. Sedangkan, tanda bukti pengesahan STNK atau e-pengesahan sudah disediakan secara digital yang telah tersertifikasi dengan BSRE BSSN,” ujarnya.

Menurut dia, hal ini karena sistem pada aplikasi Signal secara otomatis akan menerbitkan dokumen digital yang valid dan sah berupa e-TBPKP (bukti lunas pajak dari Bapenda), e-KD (polis asuransi dari Jasa Raharja) dan e-Pengesahan (tanda digital pengesahan STNK dari Polri).


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya