Berita

Penggalain kuburan massal korban YPG/PKK di lingkungan Afrin/Net

Dunia

Departemen Pertahanan Turki Umumkan Penemuan 35 Mayat Korban Teroris PKK Di Suriah

KAMIS, 15 JULI 2021 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 35 mayat yang diduga korban teroris organisasi teroris YPG/PKK ditemukan distrik Afrin utara Suriah. Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Nasional Turki di akun Twitternya pada Rabu (14/7) waktu setempat.

“Kejahatan perang lain dari organisasi teroris PKK/YPG terungkap,” tulis kementerian seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (15/7). Ia menambahkan kemungkinan jumlah itu akan bertambah karena proses penggalian masih berlangsung.

Menurut keterangan tersebut, mereka menerima informasi bahwa teroris YPG/PKK mengubur mayat massal di sebuah lahan kosong di lingkungan Afrin pada Januari 2018, area tersebut kemudian digali.


Sejak 2016, Turki telah meluncurkan trio operasi anti-teror yang sukses, yaitu Euphrates Shield pada 2016, Olive Branch 2018, dan Peace Spring pada 2019, melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan memungkinkan pemukiman penduduk yang damai.

Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teror oleh Turki, AS, dan UE - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG sendiri adalah cabang PKK Suriah.

Suriah telah terperosok dalam perang saudara yang mengerikan sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.

Dalam dekade terakhir, sekitar setengah juta orang telah terbunuh dan lebih dari 12 juta orang harus meninggalkan rumah mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya