Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

15 Kali Raih WTP, Fahira Idris: Komitmen Nyata DPD Jadi Lembaga Negara Profesional

RABU, 14 JULI 2021 | 03:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK menjadi bukti DPD RI telah bekerja profesional sebagai lembaga negara.

Diketahui, DPD RI baru saja mendapat predikat WTP atas laporan Keuangan tahun anggaran 2020 pada Senin (12/7). Hal ini menjadi predikat ke-15 kalinya diterima DPD RI sejak tahun 2006.

Raihan 15 kali WTP berturut-turut menunjukkan komitmen tinggi DPD RI menjadi lembaga negara yang profesional menjalankan amanah rakyat terutama dari sisi penggunaan anggaran.


“Sebagai anggota DPD RI, saya merasa bangga dan mengapresiasi pengelolaan anggaran DPD RI yang selama 15 tahun akuntablitas dan transparansinya terus terjaga sehingga tetap mendapat WTP dari BPK," kata anggota DPD RI, Fahira Idris, Selasa (13/7).

Ia berujar, tidak banyak lembaga negara di Indonesia yang mampu terus mempertahankan predikat WTP selama lebih dari satu dekade seperti yang dilakukan DPD RI.

Namun, menurut Senator DKI Jakarta ini, DPD RI tidak boleh berpuas diri karena membangun suatu tata kelola pengelolaan keuangan negara secara baik adalah sebuah proses yang membutuhkan konsistensi. Selain itu pengelolaan keuangan ke depan juga akan semakin penuh tantangan.

“DPD RI harus terus memastikan wewenang termasuk 'uang' yang telah diberikan rakyat kepada DPD RI, baik untuk tugas-tugas pengawasan, legislasi dan anggaran dikelola dengan penuh transparansi, akuntabel, dan profesional,” pungkas Fahira Idris.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya