Berita

Dokter Lois Owien saat diamankan pihak kepolisian/Net

Politik

Meski Kini Dilepas, Langkah Polri Tangkap Dokter Lois Diapresiasi Organisasi Pemuda

RABU, 14 JULI 2021 | 01:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fokus penanganan pandemi Covid-19 yang tengah dilakukan pemerintah perlu didukung semua elemen bangsa agar laju penyebaran virus bisa ditekan.

Masyarakat diimbau untuk turut menyukseskan langkah pemerintah, seperti penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat serta patuh terhadap protokol kesehatan dan tidak membuat gaduh dengan menyebar informasi hoaks.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, Selasa (13/7).


Menurut Dedi, dalam situasi darurat kesehatan dibutuhkan kerja sama serta menghindari kegaduhan akibat pernyataan yang tidak jelas kebenaran ilmiahnya.

“Kami menolak segala bentuk upaya provokasi kepada masyarakat untuk tidak percaya Covid-19. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh oknum atau kelompok yang membenci pemerintah,” tegas Dedi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Kepada para pegiat media sosial, Dedi meminta agar tidak ikut menyebarluaskan pemberitaan hoaks tentang Covid-19. DPP LPPI pun mendukung penuh langkah kepolisian menindak oknum yang mencoba melakukan penyebaran hoaks tentang Covid-19 yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Salah satunya soal kegaduhan yang sempat dibuat seorang dokter bernama Lois Owien yang tak mempercayai kasus kematian akibat Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi Kabareskrim Polri yang cepat menangkap dokter Lois agar pemerintah lebih fokus dalam penanganan Covid-19,” demikian Dedi Siregar.

Dokter Lois sendiri saat ini telah dilepas Bareskrim Polri setelah yang bersangkutan meminta maaf atas narasi-narasi yang selama ini ia ungkapkan ke publik. Namun demikian, dokter Lois akan tetap diproses lebih lanjut oleh otoritas profesi kedokteran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya