Berita

Tangkapan video dari TikTok yang menggambarkan seorang wanita menyerang anak 6 tahun/Net

Dunia

Anak 6 Tahun Jadi Korban Rasisme Anti-Asia, Dipukul Dan Dicacimaki

SELASA, 13 JULI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang anak berusia enam tahun menjadi korban rasisme anti-Asia. Ia diserang secara fisik dan verbal oleh wanita 57 tahun bernama Shelly Hill.

Insiden tersebut terjadi di sebuah mal di Las Vegas selama liburan 4 Juli. Peristiwa itu didokumendasikan oleh ibu sang anak di TikTok, dengan akun @uhmmajo.

Dalam video tampak wanita itu berteriak sembari mengambil barang-barang yang jatuh. Tidak begitu jelas apa yang mereka sampaikan. Namun dari teks di video disebutkan wanita itu menyerang seorang anak.


"Wanita ini menyerang putra saya. Dia meninju leher anak saya berusia 6 tahun sambil meneriakkan hal-hal rasis anti-Asia," kata video itu.

"Ini terjadi di mal mewah. Berhati-hatilah, tidak aman di mana pun," sambungnya.

Kemudian akun tersebut mengatakan pihaknya akan mengajukan tuntutan terhadap penyerang.

"Saya harap polisi menjemputnya. Keamanan mal membiarkan dia pergi begitu saja. Ya, kami mengajukan tuntutan," jelas akun @ujmmajo.

Dari laporan The Independent, wanita itu ditangkap pada Senin (12/7), dan ia akan didakwa pada Selasa (13/7).

Situs web Clark County Detention Center (CCDC) menunjukkan Shelly Hill saat ini ditahan dengan jaminan 10.000 dolar AS. Seorang pejabat CCDC mengatakan narapidana menghadapi satu tuduhan penyerangan dan satu tuduhan kebencian.

Selama setahun terakhir, terjadi peningkatan serangan rasial di antara komunitas Asia dan Asia-Amerika. Para ahli menyebut situasi ini terkait dengan pandemi Covid-19.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya