Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Badan Obat Dan makanan AS Ingatkan Risiko Gangguan Saraf Langka Pada Penerima Vaksin Johnson & Johnson

SELASA, 13 JULI 2021 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) AS memperingatkan bahwa vaksin Covid-19 Johnson & Johnson kemungkinan bisa meningkatkan risiko gangguan neurologis langka dalam enam minggu setelah inokulasi.

Peringatan tersebut disampaikan FDA dalam lembar fakta baru yang dirilis pada Senin (12/7) waktu setempat.

Dalam suratnya kepada J&J, FDA memang mengklasifikasikan kemungkinan mendapatkan sindrom Guillain-Barre (GBS) setelah vaksinasi pada kategori 'sangat rendah'.


Namun, dikatakan bahwa penerima vaksin J&J harus mencari pertolongan medis jika mereka memiliki gejala termasuk kelemahan atau sensasi kesemutan, kesulitan berjalan atau kesulitan dengan gerakan wajah.

Reuters melaporkan, hingga saat ini sekitar 12,8 juta orang di Amerika Serikat telah menerima vaksin satu dosis J&J.

FDA sendiri mengatakan bahwa mereka menerima 100 laporan awal GBS pada penerima vaksin, termasuk 95 kasus serius yang memerlukan rawat inap dan satu kematian yang dilaporkan.

J&J mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sedang berdiskusi dengan regulator tentang kasus GBS. Dikatakan tingkat kasus GBS yang dilaporkan pada penerima vaksin J&J hanya sedikit melebihi tingkat latar belakang.

GBS adalah kondisi neurologis langka di mana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan pelindung pada serabut saraf. Sebagian besar kasus mengikuti infeksi bakteri atau virus. Kebanyakan orang pulih sepenuhnya dari GBS.

Di masa lalu, kondisi ini telah dikaitkan dengan vaksinasi – terutama dengan kampanye vaksinasi selama wabah flu babi di Amerika Serikat pada tahun 1976, dan beberapa dekade kemudian dengan vaksin yang digunakan selama pandemi flu H1N1 2009.

Menurut sebuah pernyataan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sebagian besar kasus terjadi pada pria, banyak di antaranya berusia 50 tahun atau lebih.

Sementara tidak ditemukan kasus GBS yang lebih tinggi dari yang diharapkan pada penerima vaksin berbasis mRNA dari Pfizer Inc/BioNTech SE dan Moderna Inc.

Pekan lalu, regulator Eropa juga telah merekomendasikan peringatan serupa untuk suntikan Covid-19 AstraZeneca , yang didasarkan pada teknologi serupa dengan vaksin Johnson & Johnson.

Peringatan tersebut merupakan kemunduran lain untuk suntikan J&J, yang seharusnya menjadi alat penting untuk memvaksinasi di daerah yang sulit dijangkau dan di antara mereka yang ragu-ragu untuk divaksinasi karena hanya memerlukan satu suntikan dan memiliki persyaratan penyimpanan yang kurang ketat daripada Pfizer atau Vaksin Moderna.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya