Berita

Annisa Pohan/Net

Politik

Annisa Pohan: Mencapai Herd Immunity Bukan Dengan Vaksin Berbayar

SELASA, 13 JULI 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kekebalan kelompok atau herd immunity untuk melancarkan vaksin mandiri berbayar dinilai bukan alasan yang logis.

Sebaliknya, yang harus dilakukan pemerintah justru menggratiskan vaksin Covid-19 agar bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

"Mencapai herd immunity bukan dengan vaksin berbayar, tapi dengan percepatan vaksin, yang bisa didapatkan masyarakat di manapun dengan cepat dan diakses mudah," istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan di akun Twitternya, Senin (12/7).


Annisa yang juga Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjajaran (IKA Unpad) ini mencontohkan pemerintah Amerika yang menyediakan vaksin secara gratis dan dapat diakses dengan mudah oleh warganya.

"Kita tinggal datang ke apotik (pharmacy) manapun, bahkan milik swasta, cukup bawa ID (KTP) gratis, mudah, cepat dan di mana saja ada," jelasnya.

Bahkan kemudahan vaksinasi yang diberikan Amerika tidak hanya bagi warganya, melainkan kepada para turis dnegan cukup menyertakan kartu tanda pengenal.

"Kenapa di Indonesia seperti ribet dan sekarang malah dijual untuk individu (padahal pernyataan awal hanya untuk perusahaan). Ini bukan kemajuan, tapi kemunduran," tandasnya.

Setelah banyak diprotes, vaksinasi berbayar yang akan dilakukan perusahaan BUMN, PT Kimia Farma akhirnya diputuskan untuk ditunda. Namun demikian, belum jelas penundaan tersebut hingga kapan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya